Liverpool diuntungkan untuk jadwal laga Liga Inggris mendatang, Man Citu dan Arsenal apes.
Sorotan tajam mewarnai dirilisnya jadwal Liga Inggris 2025/2026 pada Rabu (18/6/2025).
Tak bisa disangkal, jadwal sulit langsung dihadapi Arsenal dan Manchester City pada awal musim depan.
Bagi Arsenal dan Manchester City, kompetisi Liga Inggris awal musim depan benar-benar jadi ujian ambisi mereka.
Bagaimana tidak, dua tim beda kota tersebut langsung dikepung lawan tidak mudah terutama di 5 laga pertamanya.
Contohnya Arsenal yang dianggap punya jadwal paling sulit kedua, setelah Manchester United, versi Opta.
Merujuk jadwal Liga Inggris musim depan, Arsenal dipaksa langsung bertemu Setan Merah di matchday pembuka.
Apesnya, Arsenal akan bermain jauh dari rumah dengan melawat ke Old Trafford pada tanggal 17 Agustus 2025.
Situasi kian menantang, karena Arsenal akan berhadapan dengan Manchester United yang masih memegang status sebagai tim yang paling banyak menang di laga pembuka Liga Inggris.
Diketahui, Manchester United masih jadi tim paling apik rapornya ketika bermain di matchday pertama Liga Inggris.
Dilansir laman resmi Liga Inggris, tim Setan Merah setidaknya mampu meraup 22 kemenangan dari 33 laga pembuka.
Jika dihitung, presentase kemenangan Manchester United pada laga pembuka masih yang tertinggi yakni 66,7 persen.
Berkaca dari hal tersebut, laga tandang melawan Setan Merah menjadi ujian serius bagi Arsenal di laga pertamanya.
Setelahnya, Arsenal bisa sedikit bernafas lega lantaran hanya bertemu Leeds United selaku klub promosi di kandang.
Namun, ujian sulit bakal kembali dihadapi Arsenal setelahnya dengan melawan tim-tim yang musim lalu bersaing di papan atas.
Sebut saja laga tandang melawan Liverpool selaku rival sekaligus juara bertahan di Stadion Anfield, pada pekan tiga.
Disusul laga melawan Nottingham Forest dan Manchester City pada pekan keempat serta kelima di kandang sendiri.
Melihat jadwal lima laga pembuka tersebut, Arsenal seakan dituntut tidak boleh telat panas awal musim depan.
Hal sama juga dirasakan Manchester City yang tidak terlalu diuntungkan juga dengan jadwal di awal kompetisi.
Setelah gagal mempertahankan gelar juara Liga Inggris sampai dipaksa puasa trofi pada musim lalu.
Manchester City diketahui juga memiliki jadwal yang tidak mudah terutama pada lima pertandingan pertamanya.
Dua laga kandang melawan Tottenham Hotspur (pekan 2) dan Manchester United (pekan 4) menjadi ujian awal The Citizens.
Lalu, pada pekan pertama, ketiga, dan kelima, Manchester City bakal mendapat ujian berat beruntun dalam laga tandang melawan Wolves, Brighton dan Arsenal.
Fakta bahwa Manchester City telah kejegal melawan Tottenham Hotspur, Manchester United dan Arsenal musim lalu menjadi alarm bagi Pep Guardiola agar tidak terpeleset lagi musim depan.
Baik Arsenal dan Manchester City tentu harus tancap gas sejak awal musim jika ingin bersaing di jalur juara musim depan.
Di balik jadwal menantang yang harus dihadapi Arsenal dan Manchester City awal musim depan, Liverpool justru diuntungkan pada waktu yang bersamaan.
Dibandingkan dua rivalnya tersebut, jadwal Liverpool memang lebih bersahabat pada kompetisi awal musim depan.
Pada laga perdana, Liverpool selaku juara bertahan hanya akan menjamu Bournemouth di Stadion Anfield.
Ujian lebih berat baru dihadapi Liverpool pada dua laga berikutnya, yakni tandang ke Newcastle United, lalu menjamu Arsenal di Anfield lagi.
Setelahnya, Liverpool akan melawan Burnley (away) dan Everton (home) pada matchday keempat serta kelima.
Jika ditelisik, dari lima jadwal pembuka tersebut, hanya Newcastle dan Arsenal menjadi lawan tersulit Liverpool.
Meskipun sulit, nyatanya Liverpool diuntungkan dengan rapor sejarah yang lebih memihak The Reds ketimbang dua lawannya tersebut.
Saat bertemu Newcastle, Liverpool tidak pernah kalah baik laga kandang maupun tandang sejak terakhir kali kehilangan poin pada Desember 2025 khusus di kompetisi Liga Inggris.
Sementara ketika jumpa Arsenal di Anfield, Liverpool juga tidak pernah kehilangan poin alias kalah sejak terakhir pada Maret 2012 eranya Arsene Wenger.
Berkaca dari fakta tersebut, Liverpool jelas diuntungkan bisa langsung meroket di papan atas pada awal musim.
(*)