-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jangan Sepelekan Bumbu Dapur Ini, Ternyata Bisa Obati Diabetes dan Kolesterol

Minggu, 24 Agustus 2025 | Agustus 24, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-26T01:16:04Z

JURNAL SUMBAWA - Penyakit diabetes dan kolesterol merupakan penyakit pengidap hampir semua orang, penyakit tersebut kadangkala lama dalam proses penyembuhannya. Menurut dr Zaidul Akbar, penyakit ini tak perlu mencarikan obat yang mahal, hanya saja, ia menyarankan agar mengonsumsi gula aren.

"Gula aren bisa menjadi solusi untuk penyakit diabetes dan kolesterol," kata dr Zaidul Akbar dikutip di Instagramnya zaidulakbar.resep.

Zaidul Akbar mengatakan, gula aren bisa dijadikan obat mujarab bagi penderita penyakit diabetes dan kolesterol, walau diketahui pada umumnya, gula aren hanya menjadi penyedap rasa dan bumbu dapur tambahan.

Katanya, mengonsumsi gula aren untuk mengobati penyakit diabetes dan kolesterol tak memiliki efek samping, karena gula aren diolah dari tebu, kelapa maupun tumbuhan lainnya.

"Gula aren bisa jadi obat mujarab, hanya saja banyak yang tak mengetahuinya," tutur dr Zaidul Akbar.

Ia melanjutkan, penyakit diabetes terjadi ketika kadar gula dalam darah menumpuk di atas ambang batas normal. Hal ini disebabkan oleh pankreas yang tidak memproduksi insulin yang cukup

Penyakit diabetes disebabkan pola makan yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan dan minuman manis, cemilan tidak sehat, dan makanan kaya karbohidrat dan aktifitas fisik yang tidak seimbang.

Namun jangan khawatir, penyakit diabetes bisa diatasi dengan gula aren. Sebab gula aren mengandung berbagai nutrisi karbohidrat, Kalori, Fosfor, Kalium, Kalsium, Magnesium, Natrium, Vitamin B, Antioksidan, Serat yang bekerja untuk penyembuhan dari penyakit diabetes.

Gula aren bisa menyembuhkan penyakit diabetes secara menyeluruh. Namun metode pengobatan tersebut tidak bisa dilakukan oleh semua pihak.

Menurutnya, pengobatan penyakit diabetes menggunakan gula aren tidak berlaku untuk semua orang, melainkan hanya orang tertentu.

"Ini nggak mungkin kalau mengobati penyakit diabetes dengan gula aren, nggak masuk akalkan," bebernya dr Zaidul Akbar.

Ia mengatakan, pengobatan dengan gula aren dengan cara mengonsumsi harus dilakukan oleh para ahli. Sebab, gula aren tak boleh dikonsumsi secara berlebihan.

Gula aren bisa dijadikan obat karena mengandung serat, vitamin, mineral dan enzim yang memang dibutuhkan oleh tubuh. Namun hal tersebut berbeda dengan gula yang sering dikonsumsi oleh masyarakat.

"Gula aren harus original yang berserat, karena ada vitamin, mineral dan enzim. Semua kebutuhan tubuh ada semua," kata dr Zaidul Akbar.

Dr Zaidul Akbar mengungkapkan, orang yang didiagnosa diabetes harus mengontrol kadar gula dalam tubuh. Hal ini penting untuk mencegah timbulnya komplikasi diabetes yang bisa berujung pada kefatalan.

Mereka dengan diabetes juga harus patuh dalam menjalani pengobatan yang sudah diatur oleh dokter.***

×
Berita Terbaru Update