-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polda Metro Jaya Ungkap Empat Klaster Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN

Kamis, 28 Agustus 2025 | Agustus 28, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-03T04:10:15Z

KABAR TASIKMALAYA – Polda Metro Jaya mengungkap adanya empat klaster dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37). Hingga kini, polisi telah menangkap 15 tersangka yang diduga terlibat.

"Yang sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka sudah 15 orang ya. (Semuanya) masih pendalaman,” ungkap Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim, Rabu, 27 Agustus 2025 melansir dari Tribrata News.

Abdul Rahim menjelaskan, klaster tersebut terdiri dari aktor intelektual, kelompok pembuntut korban, kelompok eksekutor penculikan, serta kelompok penganiayaan yang berujung pada kematian korban.

"(Ada 4 klastering, yakni) aktor intelektual, klaster yang membuntuti, klaster yang menculik, dan klaster penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan membuang korban," jelasnya saat dikonfirmasi wartawan.

Melibatkan Tim IT

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary mengatakan, peran salah satu tersangka berinisial RS adalah sebagai penyedia fasilitas berupa tim pemantau dan tim IT untuk melacak aktivitas korban.

"RS berperan sebagai penyedia tim pantau dan tim IT yang mengikuti kegiatan dan aktivitas korban," jelas Ade Ary.

RS ditangkap saat bersembunyi di wilayah Sendangrejo, Ungaran Barat, Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu, 28 Agustus 2025. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Polda Metro Jaya bersama Polrestabes Semarang.

Sebelumnya, RS sempat melarikan diri dari rumahnya di kawasan Candisari, Semarang. Polisi kemudian memburu dan berhasil meringkusnya. Saat ini, ia tengah menjalani pemeriksaan intensif di Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Berita Terkait: Dwi Hartono Kini Dinonaktifkan UGM Pasca Menjadi Terdua Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN

Kronologi Penemuan Jasad Korban

Jasad Mohamad Ilham Pradipta ditemukan pada Kamis, 21 Agustus 2025 sekitar pukul 05.30 WIB di area persawahan Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Warga yang sedang menggembala sapi pertama kali melihat tubuh korban dalam kondisi mengenaskan.

Tangan dan kaki korban terikat lakban, matanya tertutup rapat, dan tubuhnya penuh luka lebam. Temuan itu segera dilaporkan ke aparat desa dan kepolisian setempat.

Awal Mula Penculikan

Hasil penyelidikan menyebut korban diculik dari area parkir sebuah supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu sore, 20 Agustus 2025. Saat itu, dua pelaku menyerang Ilham ketika hendak masuk ke mobilnya. Setelah dilumpuhkan, korban dipaksa masuk ke kendaraan pelaku.

Sehari setelah penculikan, jasad korban ditemukan di Bekasi, Jawa Barat. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa korban sempat mengalami penganiayaan berat sebelum akhirnya meninggal dunia dan dibuang di persawahan.***

×
Berita Terbaru Update