Poin Penting:
- Dalam rangka Dies Natalis ke-65, ITS Surabaya menggelar acara bertajuk "Jalan Sehat, Pasar Rakyat, dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis."
- Rektor ITS Surabaya, Prof Dr Ir Bambang Pramujati, menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan bagian dari komitmen ITS menuju net zero emission .
- Prof Bambang menambahkan, kegiatan jalan sehat yang rutin digelar ITS selalu mengundang masyarakat sekitar.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana
, SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengawali rangkaian Dies Natalis ke-65 dengan menggelar kegiatan meriah yang terbuka untuk masyarakat umum.
Agenda bertajuk "Jalan Sehat, Pasar Rakyat, dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis" ini akan berlangsung di Main Spine ITS Surabaya, Minggu (14/9/2025).
Acara ini diawali dengan penanaman pohon dan jalan sehat yang melibatkan ribuan peserta dari masyarakat umum, civitas akademika ITS, hingga alumni dan mitra.
Rektor ITS Surabaya, Prof Dr Ir Bambang Pramujati, menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan bagian dari komitmen ITS menuju net zero emission .
“Jadi, hari ini adalah grand opening Dies Natalis ke-65 yang kita awali dengan menanam pohon dan jalan sehat. Nanam pohon ini bagian dari program besar kita menuju net zero emission . Pada 10 Oktober nanti kita akan menanam lebih kurang 200 pohon bersama mahasiswa baru dan dosen sebagai wujud komitmen kita,” ungkapnya.
Selain penanaman pohon, ITS juga telah menyiapkan langkah lain menuju kampus hijau, seperti pemasangan panel surya dan rencana penggunaan kendaraan listrik untuk mobilitas mahasiswa di dalam kampus mulai awal tahun 2026.
Prof Bambang menambahkan, kegiatan jalan sehat yang rutin digelar ITS selalu mengundang masyarakat sekitar.
“ Alhamdulillah , tahun ini pesertanya juga sangat banyak. Tahun lalu mencapai sekitar 10 ribu peserta, dan tahun ini rasanya kurang lebih sama. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, ITS juga memperkenalkan penggunaan jalur baru di Main Spine ITS sebagai lokasi kegiatan untuk pertama kalinya.
“Area ini sebenarnya sudah lama ada, tapi belum termanfaatkan maksimal. Kami ingin mengenalkan bahwa ITS memiliki jalur utama yang bisa menghubungkan ke berbagai area dalam kampus, sehingga akses lebih nyaman tanpa harus memutar keluar,” jelasnya.
Rangkaian Dies Natalis ke-65 ITS akan terus berlangsung dengan berbagai agenda, seperti ITS Sholawat, kompetisi olahraga, pagelaran wayang untuk masyarakat, hingga pameran inovasi.
“Sesuai tagline 'Berkarya, Berinovasi, dan Berdampak,' kami ingin Dies Natalis ini benar-benar memberi manfaat nyata, baik melalui karya inovasi ITS maupun kontribusi sosial bagi masyarakat,” kata Prof Bambang.
Acara grand opening ini turut dimeriahkan dengan pasar rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga layanan servis kendaraan yang disediakan bersama mitra industri dan perbankan.
ITS juga memperkenalkan program dana abadi yang hasil investasinya dialokasikan untuk beasiswa mahasiswa.
“Saat ini dana abadi ITS sudah mencapai Rp 125 miliar, dan hasil investasinya kita manfaatkan untuk beasiswa lebih dari 360 mahasiswa dengan bantuan biaya hidup Rp 1 juta per bulan sampai lulus. Kami juga mengajak alumni untuk berpartisipasi, meski hanya Rp 65 ribu, kalau ribuan yang ikut hasilnya akan besar,” pungkas Prof Bambang.