Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mendorong agar industri gim dijadikan salah satu prioritas nasional, mengingat besarnya potensi kreativitas anak muda Indonesia dalam bidang ini.
Meutya disampaikan saat menghadiri GameTech Exhibition yang digelar mahasiswa Sekolah Tinggi Multi Media (MMTC) Yogyakarta, Sabtu (20/9).
“Gim di Indonesia ini adalah sesuatu yang kita lihat punya potensi untuk dikembangkan menjadi prioritas utama,” ujar Meutya saat meninjau pameran, dikutip dari siaran pers Minggu (21/9).
Pameran ini menampilkan beragam karya gim, animasi, dan produk hiburan digital yang membuktikan kreativitas generasi muda dapat menjadi penggerak utama ekosistem gim tanah air. Mahasiswa MMTC menunjukkan bahwa karya mereka tidak sekadar untuk keperluan akademis, tetapi juga mampu menoreh prestasi hingga ke panggung internasional.
Beberapa karya mahasiswa, seperti animasi Jumbo dan Ikan Mas, bahkan telah mendapatkan apresiasi publik di kawasan ASEAN dan
Meutya mengapresiasi karya mahasiswa yang dinilainya sarat kreativitas dan memiliki daya saing. Menurutnya, industri gim di Indonesia bukan hanya soal hiburan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mendukung ekonomi digital nasional.
“Saya bangga sekali karena karya-karyanya luar biasa. Saya sempat coba beberapa gim, seru banget. Dan kita harus bangga serta confident, yakin, bahwa industri gim di tanah air insya Allah akan tumbuh terus,” ujarnya.
Salah satu karya yang menarik perhatian adalah animasi Ikan Mas, yang mengangkat cerita Bali tentang kekeluargaan dan kearifan tradisi. Meutya menilai karya ini membuktikan bahwa gim bisa menjadi wahana pelestarian budaya.
“Kita harus kuatkan industri gim tanah air supaya tidak hanya jadi konsumen produk asing. Justru lewat karya mahasiswa seperti ini, budaya Indonesia bisa mendunia,” kata Meutya.
Kementerian Komdigi disebut Meutya mendorong tumbuhnya ekosistem gim nasional melalui berbagai program. Salah satunya adalah Indonesian Game Developer Exchange (IGDX), wadah kolaborasi antara pengembang lokal, industri, dan pasar global untuk mempercepat pertumbuhan gim buatan anak bangsa.
“Dengan semangat mahasiswa yang berani berinovasi, GameTech Exhibition menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia siap mendorong gim lokal ke panggung dunia,” katanya.