-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diego Mauricio Siap Lawan Persija Jakarta! Lini Depan Persebaya Surabaya Makin Mengerikan

Rabu, 15 Oktober 2025 | Oktober 15, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-18T01:41:04Z

— Persebaya Surabaya mendapat tambahan tenaga baru di lini depan jelang duel panas melawan Persija Jakarta. Diego Mauricio dipastikan siap turun dan menjadi amunisi segar yang bisa membuat serangan Green Force lebih berbahaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10/2025) malam WIB.

Kehadiran Diego Mauricio membuat pelatih Eduardo Perez tersenyum lega.

Penyerang asal Brasil itu dinilai bisa memberi dimensi baru dalam skema serangan Persebaya Surabaya yang selama ini masih bergantung pada Bruno Moreira dan Francisco Rivera.

Perez menyebut kondisi Diego Mauricio terus membaik setelah mengikuti program latihan intensif bersama tim.

Ia mengisyaratkan striker 34 tahun itu akan mendapat menit bermain melawan Persija, tergantung pada situasi pertandingan.

“Dia (Mauricio) masih dalam persiapan bersama tim. Jadi, tunggu saja,” ujar Eduardo Perez singkat, dikutip dari akun fanbase @tribunpersebaya, Rabu (15/10/2025).

Persebaya Surabaya jelas membutuhkan tenaga tambahan di lini depan.

Dari delapan pertandingan yang sudah dijalani, tim kebanggaan Arek-arek Suroboyo baru mampu mencetak delapan gol, catatan yang masih kalah jauh dibanding Persija Jakarta dengan torehan 13 gol.

Meski begitu, Persebaya Surabaya tetap punya alasan untuk optimistis.

Kinerja lini pertahanan mereka termasuk yang terbaik di liga dengan hanya kebobolan lima gol, setara Bhayangkara Presisi Lampung FC dan PSM Makassar, di bawah Borneo FC Samarinda yang baru kemasukan tiga kali.

Diego Mauricio datang dengan reputasi yang tak main-main. Penyerang berpostur 183 cm itu sudah mencatat 393 penampilan sepanjang karier profesionalnya dengan koleksi 112 gol dan 47 assist.

Ia juga dikenal sebagai striker yang kuat secara fisik dan memiliki naluri tajam di kotak penalti. Pengalaman bermain di berbagai negara membuatnya diharapkan cepat menyatu dengan gaya permainan cepat khas Persebaya Surabaya.

Mauricio resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 22 Agustus 2025. Artinya, laga melawan Persija bisa menjadi debut idealnya di hadapan publik Gelora Bung Tomo yang terkenal fanatik.

Kedatangannya memberi warna baru dalam rotasi lini depan Persebaya Surabaya. Bersama Bruno Moreira dan Francisco Rivera, ia bisa membentuk trio serangan berbahaya yang memadukan teknik, kecepatan, dan kekuatan.

Bruno Moreira sejauh ini menjadi tumpuan utama dengan torehan tiga gol, disusul Rivera yang menyumbang dua gol. Kombinasi keduanya menjadi sumber daya serang utama tim hingga pekan ke-8 BRI Super League 2025/26.

Namun, dengan bergabungnya Mauricio, opsi serangan Persebaya Surabaya jadi lebih variatif. Perez bisa mengubah formasi dari 4-2-3-1 menjadi dua penyerang murni agar memaksimalkan potensi Diego di depan gawang.

Persija sendiri datang ke Surabaya dengan status tim paling produktif bersama Malut United FC. Mereka sudah mencetak 13 gol dan menempati posisi kedua tim dengan jumlah tembakan terbanyak, yakni 110 kali.

Ketajaman lini depan Persija menjadi ancaman serius bagi pertahanan Persebaya Surabaya.

Nama-nama seperti Maxwell dengan empat gol dan Allano yang sudah mencatat tiga gol plus satu assist jadi ancaman utama di kubu Macan Kemayoran.

Selain itu, gol-gol Persija juga datang dari berbagai lini. Sousa, Gustavo Franca, Rizky Ridho, dan Bruno Tubarao masing-masing menyumbang satu gol, menandakan tim asuhan Mauricio Souza ini punya banyak sumber gol.

Menariknya, di balik ketajaman itu, Persija juga cukup rentan di lini belakang. Mereka sudah kebobolan delapan kali, salah satu yang tertinggi di papan atas klasemen.

Situasi ini bisa dimanfaatkan Persebaya Surabaya untuk menyerang balik dengan cepat. Apalagi, Gelora Bung Tomo dikenal angker bagi tim tamu dengan dukungan suporter yang luar biasa.

Rekor pertemuan kedua tim juga menyajikan drama menarik.

Dari 12 bentrokan terakhir, hanya dua kali laga berakhir dengan tiga gol dalam satu pertandingan, yakni saat Persebaya Surabaya menang 3-0 pada 4 November 2018 dan hasil imbang 3-3 pada 14 Februari 2022.

Laga kali ini diprediksi akan kembali berlangsung sengit dan penuh gol. Persija datang dengan semangat mempertahankan produktivitasnya, sementara Persebaya Surabaya berambisi memperbaiki catatan serangan mereka.

Eduardo Perez menegaskan anak asuhnya siap tampil maksimal di depan pendukung sendiri. Ia ingin laga kontra Persija menjadi momentum kebangkitan Persebaya Surabaya di papan klasemen.

“Kami akan menyuguhkan pertandingan menarik di depan para pendukung kami. Kami berharap dapat memberikan penampilan hebat dan menunjukkan kemampuan terbaik,” kata Eduardo Perez.

Kehadiran Diego Mauricio menjadi kunci harapan baru bagi Persebaya Surabaya. Jika sang striker mampu langsung beradaptasi dan mencetak gol, lini depan Green Force bisa berubah drastis dan kembali disegani.

Semangat dan antusiasme Bonek bakal menambah motivasi besar bagi para pemain. Semua mata pun tertuju pada satu hal: debut Diego Mauricio dan tajamnya lini depan Persebaya Surabaya dalam duel klasik kontra Persija Jakarta.

×
Berita Terbaru Update