-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diikuti 14 Kampung, Dispar Kota Jayapura Menggelar Pelatihan Perencanaan dan Pembangunan Desa Wisata

Kamis, 16 Oktober 2025 | Oktober 16, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-20T04:45:06Z
PORTAL PAPUA - Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jayapura telah menggelar Pelatihan Perencanaan dan Pembangunan Desa Wisata Berbasis Masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni 16 -17 Oktober 2025 pada salah satu Hotel di pusat Kota Jayapura.

Dimana kegiatan pelatihan ini membekali 40 orang para peserta yang berasal dari 14 Kampung.

Guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya Orang Asli Papua, dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat lokal.

Hal ini seperti yang disampaikan Ketua panitia Marthen Luther Waichang, tentang manfaat Desa Wisata.

"Sehingga ini melatar belakang mendorong Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata melaksanakan pelatihan perencanaan dan pembangunan desa wisata berbasis masyarakat",ungkapnya, Kamis 16 Oktober 2025.

Tujuan pelatihan ini sendiri, menurut Ketua Panitia, memberikan pengetahuan dasar tentang perencanaan dan pembangunan desa wisata.

Mendorong kemitraan komperhensif antara masyarakat dikampung dengan Pemerintah Kota Jayapura dalam memajukan Desa atau kampung Wisata.

"Dan juga tujuannya untuk memajukan Desa Wisata di Kota Jayapura ke kanca Nasional supaya dikenal luas serta berdampak pada kunjungan potensi daya tarik yang menjanjikan kedepan",terang Waichang.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Jayapura, Frederik Awarawi, dalam sambutannya saat membuka pelatihan.

Mewakili sang Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat peran masyarakat dalam merencanakan serta melaksanakan pembangunan desa wisata secara berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta dapat bersama-sama menyusun perencanaan dan pembangunan desa wisata berbasis masyarakat, sehingga mampu mendorong kemajuan sektor pariwisata di Kota Jayapura,” ujar Awarawi.

Ia menambahkan, pengembangan desa atau kampung wisata harus dilakukan dengan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, dengan tetap berlandaskan pada kearifan lokal.

Awarawi berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk memajukan desa wisata di Kota Jayapura hingga dikenal di tingkat nasional bahkan internasional.

“Melalui kolaborasi dan semangat kebersamaan, kita optimistis desa wisata di Kota Jayapura dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang berdaya saing tinggi,”jelasnya.***

×
Berita Terbaru Update