Kualitas udara Tangerang Selatan terpantau paling tidak sehat di Indonesia pagi ini, Senin (13/10). Dari pantauan situs IQAir pukul 07.28 WIB, poin AQI kota ini mencapai 196.
Kualitas udara dalam kategori tidak sehat rentan memberi dampak negatif pada kelompok sensitif, seperti pada anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru.
"Ketika kualitas udara dikategorikan 'tidak sehat', masyarakat umum terutama kelompok sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan," dikutip dari situs IQAir, Senin (13/10).
Selain Tangerang Selatan, berikut wilayah lainnya dengan kualitas udara serupa:
- Tangerang Selatan, dengan poin AQI 196 atau dalam kategori tidak sehat
- Serpong, dengan poin AQI 186 atau dalam kategori tidak sehat
- Tangerang, dengan poin AQI 182 atau dalam kategori tidak sehat
- Bandung, dengan poin AQI 161 atau dalam kategori tidak sehat
- Jakarta, dengan poin AQI 158 atau dalam kategori tidak sehat
Sementara itu, Badung memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini. Dengan poin AQI 44, kualitas udara Badung tergolong baik.
Di lingkup global, kualitas udara paling sehat terpantau berada di Kyiv, Ukraina, dengan poin AQI 9. Disusul Oslo (Norwegia) dan Detroit (AS) dengan poin AQI 11 dan 12. Kualitas udara ketiganya tergolong baik.
Untuk daftar kota besar dengan kualitas udara terburuk, pagi ini dipimpin oleh Delhi, India. Sejumlah kota besar mengikuti di belakangnya:
- Delhi, India, dengan poin AQI 175 atau dalam kategori tidak sehat
- Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 170 atau dalam kategori tidak sehat
- Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 166 atau dalam kategori tidak sehat
- Kolkata, India, dengan poin AQI 160 atau dalam kategori tidak sehat
- Milano, Italia, dengan poin AQI 158 atau dalam kategori tidak sehat
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Kategori baik memiliki rentang PM 2,5 sebesar 0-50, kategori sedang dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang PM 2,5 101-150.
Berikutnya, kategori tidak sehat dengan rentang PM 2,5 di angka 151-200 dan kategori sangat tidak sehat sebesar 200-299. Dalam kategori sangat tidak sehat, kualitas udara dapat merugikan kesehatan sejumlah segmen populasi yang terpapar.
Kualitas udara masuk kategori berbahaya dengan rentang PM 2,5 sebesar 300-500. Secara umum, kualitas udara pada rentang tersebut dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.