-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

5 Berita Terpopuler: 15 Forum PPPK Kompak Menyuarakan Alih Status, Jadi Masalah Besar Bagi Pemda, Lebih Banyak Rugi

Senin, 03 November 2025 | November 03, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-05T08:30:04Z

, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Minggu (12/1) tentang 15 forum PPPK kompak menyuarakan alih status, PPPK paruh waktu akan jadi masalah besar bagi pemda, hingga jadi wakil kepala daerah banyak ruginya.

1. 15 Forum PPPK Kompak Menyuarakan Alih Status ke PNS, Fadlun: Sudah Harga Mati!

Sebanyak 15 forum PPPK kompak menyuarakan alih status PNS.

Mereka juga berencana berkumpul di Istora Senayan untuk menyuarakan perjuangan menjadi PNS.

Ketua Umum Aliansi Merah Putih (AMP) Fadlun Abdillah mengungkapkan, jumlah peserta akan terus bertambah, mengingat silaturahmi nasional (silatnas) ini pelaksanaannya diundur Desember mendatang.

Baca Selengkapnya, di Bawah:

15 Forum PPPK Kompak Menyuarakan Alih Status ke PNS, Fadlun: Sudah Harga Mati!

2. PPPK Paruh Waktu akan Jadi Masalah Besar Bagi Pemda, kecuali..

PPPK paruh waktu akan jadi masalah besar bagi pemerintah daerah ( pemda ).

Sifatnya yang hanya sementara, mengharuskan pemda berhati-hati agar tidak mengganggu fiskal.

Ketua Umum Aliansi R2 R3 Indonesia, Faisol Mahardika mengungkapkan, PPPK paruh waktu akan menjadi bom waktu jika tidak disiapkan proses transisi mekanisme dari paruh waktu ke penuh waktu.

"PPPK paruh waktu ini hanya setahun masa kontraknya. Setelah itu, pemda harus mengalihkan mereka ke penuh waktu," kata Faisol kepada JPNN, Minggu (2/11).

Baca Selengkapnya di Bawah:

PPPK Paruh Waktu akan Jadi Masalah Besar Bagi Pemda, kecuali..

3. Jabatan Wakil Kepala Daerah Dinilai Tak Relevan, Widodo Sigit: Lebih Banyak Rugi

Advokat sekaligus Wakil Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI Angkatan XLIX (IKAL 49), Dr. Widodo Sigit Pudjianto, menilai jabatan wakil kepala daerah—baik wakil gubernur, wakil bupati, maupun wakil wali kota—sudah tidak relevan di masa kini.

Dalam wawancara via sambungan telepon, Minggu (2/11/2025), da menegaskan bahwa posisi tersebut tidak diamanatkan oleh UUD 1945 dan justru menimbulkan inefisiensi birokrasi serta pemborosan anggaran.

“Alasannya secara yuridis tidak diperintahkan oleh Undang-Undang Dasar 1945. Pasal 18 ayat 4 berbunyi, ‘Gubernur, Bupati, dan Wali Kota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah dipilih secara demokratis.’ Jadi, tidak ada perintah tentang wakil,” ujar Widodo.

Baca Selengkapnya di Bawah:

Jabatan Wakil Kepala Daerah Dinilai Tak Relevan, Widodo Sigit: Lebih Banyak Rugi

4. Raja Keraton Surakarta Meninggal Dunia, Berikut Jadwal Pemakaman

Raja Keraton Surakarta Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi meninggal dunia di RS Indriati Solobaru Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (2/11).

Raja Keraton Surakarta tersebut meninggal pada usia 77 tahun.

Kabar meninggalnya Sinuhun dibenarkan oleh adik ipar PB XIII R.Ay Febri Hapsari Dipokusumo.

Baca Selengkapnya di Bawah:

Raja Keraton Surakarta Meninggal Dunia, Berikut Jadwal Pemakaman

5. Projo Bakal Ganti Logo, Jokowi Mulai Ditinggalkan

Peneliti dari Citra Institute Efriza mengatakan rencana sukarelawan Projo mengganti logo -yang sebelumnya menggunakan wajah Presiden ke-7 RI Jokowi, menunjukkan sosok Jokowi mulai ditinggalkan pendukungnya.

"Ini menunjukkan Budi Arie dan Projo sadar pascareshuffle, maka dia tidak lagi menikmati gengsi di politik. Jokowi juga tidak lagi bisa menyelamatkan karier politiknya dari posisi menteri dan pengaruh politiknya sudah makin menyusut," kata Efriza kepada , Minggu (2/11).

Dia meyakini bukan hanya Projo, tetapi banyak kelompok sukarelawan yang mulai meninggalkan Jokowi.

Baca Selengkapnya di Bawah:

Projo Bakal Ganti Logo, Jokowi Mulai Ditinggalkan

×
Berita Terbaru Update