-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ahli Gizi Jelaskan Cara Masak yang Bikin Kalori Makanan Bisa Naik atau Turun

Kamis, 06 November 2025 | November 06, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-07T01:30:17Z

PIKIRAN RAKYAT BMR– Banyak orang fokus pada jenis makanan saat menurunkan atau menjaga berat badan, namun para ahli gizi mengingatkan bahwa cara mengolah makanan justru kerap menjadi penentu naik-turunnya kalori dalam hidangan sehari-hari.

Ahli gizi holistik Khushi Chhabra menuturkan bahwa teknik memasak, ukuran potongan bahan, hingga bumbu yang digunakan dapat mengubah total kalori dan lemak dalam makanan. Ia menekankan bahwa tidak ada makanan yang sepenuhnya “baik” atau “buruk”, tetapi yang menentukan adalah kombinasi porsi, metode memasak, dan tujuan kebugaran masing-masing orang.

Menurut Chhabra, setiap bagian ayam memiliki kandungan kalori berbeda. Dada ayam merupakan bagian paling rendah lemak sehingga cocok untuk program penurunan berat badan. Sementara paha dan sayap mengandung lemak lebih tinggi dan cocok bagi yang ingin menambah massa tubuh atau membutuhkan asupan energi lebih besar.

Kentang menjadi contoh paling umum. Ketika direbus, kentang rendah kalori dan memberi rasa kenyang lebih lama. Namun saat digoreng—baik dengan minyak banyak maupun air fryer—kandungan kalorinya meningkat tajam karena penyerapan minyak dan perubahan kepadatan kalori.

Ia juga menjelaskan bahwa putih telur lebih cocok untuk mereka yang sedang defisit kalori karena hampir seluruhnya terdiri dari protein. Sedangkan telur utuh memberikan kombinasi protein dan lemak sehat, pilihan tepat untuk pemeliharaan berat badan atau pembentukan otot.

Kopi tanpa tambahan apa pun hampir tidak mengandung kalori. Namun tren minuman kopi modern dengan tambahan gula, krim, dan sirup rasa dapat meningkatkan kalori secara signifikan dan mengganggu program diet.

Chhabra menyebut yogurt Yunani tawar sebagai sumber protein rendah kalori yang baik untuk diet. Tetapi ia mengingatkan bahwa yogurt rasa sering kali mengandung gula tambahan yang membuat total kalorinya jauh lebih tinggi.***

×
Berita Terbaru Update