-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pahit di Mulut, Manis di Tubuh: Ini Sejumlah Manfaat Pare yang Wajib Kamu Tahu!

Kamis, 06 November 2025 | November 06, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-09T10:00:41Z

– Siapa yang sering menghindari pare? Rasanya yang pahit pasti menjadi alasan utama mengapa sayuran ini seringkali dilewatkan di suatu hidangan. Padahal, di samping cita rasanya yang unik, pare mengandung sejumlah vitamin yang bermanfaat bagi tubuh.

Dilansir dari FoodPrint , pare atau bitter melon dengan nama ilmiah Momordica charantia yang juga dikenal dengan berbagai sebutan seperti bitter gourd atau bitter cucumber merupakan buah dengan rasa sangat pahit. Tanaman ini banyak ditemukan di wilayah Asia, Asia Selatan, Afrika, dan Karibia, bahkan tumbuh di Kepulauan Hawaii.

Pare termasuk dalam keluarga Cucurbitaceae , yaitu keluarga labu-labuan yang juga mencakup jenis sayuran seperti labu dan mentimun. Ciri khas pare terletak pada bentuknya yang memanjang seperti mentimun namun dengan permukaan bergelombang dan penuh tonjolan, sehingga memberi tampilan "berkerut" yang unik sekaligus mudah dikenali.

Berikut adalah sejumlah manfaat pare yang wajib kamu tahu:

1. Menjaga Gula Darah Tetap Stabil

Mengutip dari Hello Sehat , pare mengandung magnesium yang berperan penting dalam membantu kinerja insulin atau hormon yang mengatur kadar gula darah. Dengan mengkonsumsi pare, asupan magnesium dalam tubuh dapat meningkat dan membantu insulin bekerja lebih optimal dalam menstabilkan kadar gula darah.

Selain itu, pare juga membantu mencegah penumpukan glukosa di dalam darah dengan cara memindahkannya ke hati, otot, dan jaringan lemak agar dapat digunakan sebagai sumber energi. Healthline menambahkan bahwa pare diduga dapat meningkatkan cara tubuh memanfaatkan gula di jaringan dan merangsang sekresi insulin, sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap seimbang secara alami.

2. Baik untuk Jantung dan Kolesterol

Dilansir dari Alodokter, kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Salah satu manfaat pare adalah membantu menurunkan kadar kolesterol sekaligus menjaga kesehatan jantung.

Penelitian dalam Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine menunjukkan bahwa mengkonsumsi air rebusan pare tiga kali sehari selama 30 hari dapat menurunkan kadar kolesterol LDL. Efek ini berasal dari kandungan serat, kalium, dan antioksidan yang terdapat dalam pare. Dengan kadar kolesterol yang terkontrol, pembuluh darah pun menjadi lebih sehat dan elastis.

3. Membantu Pencernaan Lebih Lancar dan Baik Untuk Diet

Pare termasuk sayuran rendah kalori namun kaya akan serat, sehingga baik untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mendukung program diet. Kandungan serat di dalamnya membantu memperlancar gerakan usus saat mencerna makanan dan bahkan memiliki efek pencahar alami yang dapat meredakan sembelit. Selain itu, pare juga mengandung senyawa antibakteri yang mampu melawan Helicobacter pylori (H. pylori), atau bakteri penyebab tukak lambung.

Tak hanya itu, kadar charantin yang tinggi dalam pare dapat meningkatkan penyerapan glukosa serta sintesis glikogen, membantu mengurangi penumpukan lemak tubuh. Pare cocok dijadikan bagian dari pola makan penurunan berat badan karena rendah kalori dan tinggi serat. Seratnya dicerna secara lambat, membuat perut terasa kenyang lebih lama, menekan nafsu makan, dan mendukung pencernaan yang sehat.

4. Sumber Antioksidan dan Penunjang Daya Tahan Tubuh

Pare juga kaya akan antioksidan, terutama vitamin C. Antioksidan sendiri berfungsi untuk melawan efek buruk radikal bebas yang dapat merusak sel dan mempercepat penuaan. Kandungan vitamin C dan vitamin A pada pare membantu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

5. Memiliki Potensi Mencegahnya Berkembangnya Sel Kanker

Dilansir dari Healthline, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pare mengandung senyawa yang berpotensi melawan sel kanker. Studi laboratorium menemukan bahwa ekstrak pare mampu membunuh sel kanker pada lambung, usus besar, paru-paru, dan area nasofaring (bagian belakang hidung dan tenggorokan). Namun, perlu diingat bahwa penelitian ini dilakukan dalam kondisi laboratorium dengan konsentrasi ekstrak yang tinggi, sehingga masih diperlukan studi lanjutan untuk mengetahui efeknya pada manusia ketika dikonsumsi dalam jumlah normal.

Kandungan antioksidan dalam pare diyakini mampu menekan pertumbuhan dan penyebaran beberapa jenis sel kanker, seperti kanker lambung, usus besar, paru-paru, dan payudara. Pare mengandung berbagai senyawa aktif seperti triterpenoid, flavonoid, dan asam fenolik yang bersifat antikanker dan berpotensi melindungi tubuh dari kerusakan sel serta pembentukan kanker. Meskipun manfaatnya menjanjikan, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memastikan efektivitas pare sebagai agen antikanker alami.

Siapa sangka, di balik rasa pahitnya pare adalah paket lengkap nutrisi dan manfaat bagi tubuh. Pare mungkin tak semanis buah atau seenak sayur lain di lidah, tapi manfaatnya jelas tidak bisa dianggap remeh. Dari mulai menstabilkan gula darah, menjaga kolesterol tetap seimbang, hingga melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan, manfaat kesehatannya jelas terlalu berharga untuk dilewatkan.

×
Berita Terbaru Update