-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gak mau dipoligami, Wardatina kekeh ingin diceraikan, tegaskan tak ingin hidup bareng Inara Rusli

Jumat, 09 Januari 2026 | Januari 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-09T05:50:41Z

Masih kekeh ingin bercerai, konten kreator Wardatina Mawa.

Seperti diketahui kini tengah diujung tanduk, rumah tangga Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi.

Telah melakukan pernikahan siri dengan Inara Rusli, tanpa restu dari istri pertamanya, Wardarina Mawa, pengusaha Insanul Fahmi.

Kabar pernikahan siri ini tentu menjadi pukulan telak bagi Mawa.

Meski Insan dikabarkan ingin mempertahankan kedua pernikahannya alias berpoligami, keinginan tersebut bertepuk sebelah tangan karena Mawa menolak keras.

Wardatina Mawa tetap bersikukuh untuk bercerai dengan pengusaha muda asal Medan itu.

Mengenai hal tersebut, kuasa hukum Insanul Fahmi, Dedy DJ memberikan tanggapan.

Menurut Dedy, keputusan bercerai itu merupakan hak dari Mawa yang tak ingin dipoligami dengan mantan istri Virgoun itu.

"Kalau itu kan kembali lagi kepada Mbak Mawa sendiri."

"Saya katakan dari awal bahwa Mbak Mawa di sini kan lagi mencari keadilan, mencari kepastian itu kan haknya dia," kata Dedy, dikutip dari YouTube HepiNews, Sabtu (3/1/2025).

"Ketika dia tidak mau dipoligami kan itu haknya dia. Dia kan punya alasan kita nggak boleh memaksa," sambungnya.

Dedy DJ juga mengatakan Insan tetap menghormati dan menghargai proses hukum dari laporan Mawa.

Adapun Wardatina Mawa melaporkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025, terkait dugaan perzinaan.

"Ya, dengan dia merasa dirinya terzalimi kemudian dia mencoba untuk mencari satu kepastian hukum ya kita harus menghormati proses itu," terangnya.

Wardatina Mawa Tegas Tolak Hidup Bersama Insanul Fahmi dan Inara Rusli

Wardatina Mawa mengambil langkah tegas akan mengajukan gugatan cerai terhadap Insanul Fahmi.

Ia memilih bercerai dengan Insanul Fahmi setelah menolak dipoligami dengan Inara Rusli.

Kuasa hukum Mawa, Darma Praja Pratama, menyebut kreator konten berusia 25 tahun itu ingin berpisah dengan Insanul Fahmi.

Darma menegaskan Mawa akan menggugat cerai Insan setelah laporan dugaan perzinaan selesai.

"Mawa udah tegas bahwa dia akan pisah, akan melakukan gugatan perceraian," terang Darma, dikutip dari YouTube Cumicumi, Senin (22/12/2025).

"Namun memang menunggu proses di kepolisian ini dulu gitu kan."

"Karena pastinya akan menguras waktu dan tenaga," paparnya.

Darma juga kembali menegaskan bahwa Wardatina Mawa menolak untuk hidup bersama Insan dan Inara.

"Sudah (mantap bercerai) apalagi untuk di poligami gitu," terangnya.

Di samping itu, kondisi psikis wanita bercadar tersebut jauh lebih baik daripada sebelumnya.

"Alhamdulillah kondisi psikisnya mungkin sekarang lebih baik ya. Ditambah dengan dia mengisi berbagai kesibukan yang positif," kata Darma.

"Dia lebih banyak lagi ya melakukan kegiatan-kegiatan supaya dia juga lebih cepat move on-nya gitu," sambungnya.

Insanul Fahmi Sebut 5 Sikap Mawa Bikin Tak Nyaman di Rumah

Sementara itu, Insanul Fahmi akhirnya buka suara tentang alasan yang membuatnya terpikir untuk poligami dan menikahi siri Inara Rusli.

Insan menyampaikan alasannya memilih poligami karena tak tahan dengan sikap Wardatina Mawa.

Terlebih pernikahan dengan Mawa sudah berumur tujuh tahun dan harus menjalani hubungan jarak jauh Jakarta-Medan.

Diakui Insan, dirinya dan Mawa sudah sering berkonflik sejak sebelum terpikirkan untuk poligami.

"Aku nikah 7 tahun, dari awal udah ada konflik," ucap Insan, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Minggu (21/12/2025).

Dijelaskan Insan, niat awal berpoligami hanya sebatas ancaman kepada Mawa agar sang istri berubah menjadi lebih halus dalam berucap, sekaligus memperbaiki komunikasi keduanya di dalam rumah tangga.

Namun, cara tersebut nyatanya tidak memberikan dampak, rumah tangga mereka terus mengalami konflik. Hingga Insan pun terpikirkan untuk melakukan poligami.

Lalu, pria 25 tahun itu membeberkan sikap asli Mawa yang buatnya tidak nyaman ketika berada di rumah.

Pertama, menurut Insan cara berbicara Mawa dinilai keras.

"Setiap tahun, setiap hari itu yang aku terima."

"Cara ngomongnya keras, aku pulang kerja capek dia keras. Kadang-kadang nggak lihat momentum," tutur Insan.

Kedua, ibu satu anak itu, disebut memiliki sikap posesif berlebihan.

"Pernah minta pecat karyawan cewek padahal nggak ada alasan objektif. Mungkin terlalu posesif juga, itu yang buat tidak nyaman,"

Sikap ketiga yang buatnya kesal, yakni kerap pergi keluar rumah tanpa izin suami dan keempat, terlalu sering mendengarkan teman-teman daripada Insan sebagai suami.

"Kemudian dia juga sering keluar rumah tanpa izin, lebih sering dengerin teman-temannya, banyak aib yang bisa dibuka tapi aku lebih pilih membatasi itu,"

Kelima, Insan sekaligus membongkar Mawa yang tidak pernah mengindahkan ajakan untuk berhubungan suami-istri.

"Dan paling sulit, emang dia kalau (diajak) berhubungan sering nolak," tukasnya lagi.

Dirasa Insan, dirinya sudah berusaha menjadi suami terbaik dengan memenuhi kewajibannya pada istri dan anak.

Namun keinginannya untuk selalu merasa tenang di rumah, dijelaskan Insan, tidak bisa didapatkan dari pernikahan dengan Mawa.

"Padahal aku nggak pernah nuntut, aku selalu memenuhi apa pun yang menjadi kewajiban untuk dia,"

"Yang aku harapin pengin ada ketenangan di rumah," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

(*/ )

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

×
Berita Terbaru Update