-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Warga Sukahaji Geruduk Kantor BPN Bandung Tuntut Kejelasan Soal Sengketa Tanah

Kamis, 19 Juni 2025 | Juni 19, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-25T07:45:16Z

jabar. , KOTA BANDUNG - Ratusan warga Kelurahan Sukahaji menggeruduk Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung pada Kamis (19/6/2025).

Kedatangannya ialah untuk meminta kejelasan mengenai status tanah yang diklaim oleh salah satu pihak.

Massa dari Sukahaji turut memblokade Gerbang utama BPN Kota Bandung. Akses keluar masuk kantor tertutup hingga situasi sempat memanas. Namun kondisinya kembali kondusif dan warga menyampaikan aspirasinya.

Sementara, ratusan warga yang berada di dalam halaman kantor memilih bertahan dan menunggu kejelasan status lahan yang mereka tempati. Seorang orator dari atas mobil komando menyuarakan tuntutan massa.

"Jangan pernah takut ibu-ibu dan kawan-kawan. Sukahaji melawan! Di sini kita mau minta informasi publik. Informasi itu ada tiga. Jangan pulang sebelum informasi diberikan," tegasnya.

"Jadi diam saja sebelum informasi diberikan, karena ini adalah hak bapak dan ibu. Jadi siap, tidak apabila sampai malam?" teriaknya, yang langsung disambut teriakan “siap” dari massa.

Kapolsek Buah Batu Kompol Rezky Kurniawan membenarkan kondisi massa aksi sempat memanas dan bersitegang dengan penjaga keamanan. Namun, hal ini sudah bisa dikendalikan.

"Alhamdulillah berkat bantuan semua baik pengamanan, massa aksi, atau BPN nya, tadi sempat ada kejadian, cuma tidak ada cara lain, kita komunikasi dengan baik," kata Rezky di lokasi.

Polisi sendiri sebelumnya belum mendapatkan informasi pasti mengenai tujuan dari massa aksi ini. Namun, pihak BPN Kota Bandung menyampaikan bahwa ada aksi, sehingga personel langsung melakukan pengamanan.

"Isinya terkait permasalahan di Sukahaji. Pada intinya kami mengamankan agar kedua belah pihak, jangan sampai terjadi korban," ucap dia.

Rezky sendiri sempat menghadapi langsung massa aksi, tetapi dirinya tidak terpancing dan tetap tenang menghadapinya. Dia pun meminta maaf jika terdapat kesalahan dalam meredam kericuhan gelombang aksi ini.

Massa aksi mulai datang ke kantor BPN Kota Bandung pada 10.00 WIB. Selang beberapa waktu mereka hendak masuk ke dalam kantor untuk bertemu dengan salah satu perwakilan.

"Kebetulan Kepala BPN tidak ada, jadi kami berupaya berkomunikasi tapi dari massa gak sabar juga, alhamdulillah sampai sore ini insya Allah berjalan aman," tuturnya.

Di sisi lain, Rezky turut mengalami luka-luka karena mendapatkan lemparan botol dari massa aksi. Hanya saja, dia memastikan hal tersebut sudah terobati dan kini dipastikan sudah dalam kondisi sehat

"Saya alhamdulillah, sampai saat ini sehat, ini robek kena botol, kepala dan lainnya, tapi alhamdulillah sehat sekarang," ungkapnya.

Disinggung mengenai adanya adanya anggota massa aksi yang turut diamankan, Rezky mengatakan, hal itu benar adanya, tetapi kini ditangani oleh Reskrim Polrestabes Bandung.

"Bukan menangkap, tapi mengamankan, itu pun kami akan kroscek dulu benar atau salahnya, jadi kami nggak serta merta langsung. Pada saat aksi lempar botol dan lain-lain, ada beberapa korban bukan hanya saya, ada dari sipil juga, kena kepalanya, dari security," tandasnya. (mcr27/jpnn)

×
Berita Terbaru Update