-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

7 Penyebab Mesin Sepeda Motor Tiba-Tiba Mati, Jangan Panik!

Kamis, 04 September 2025 | September 04, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-05T07:35:32Z

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan motor tiba-tiba mati, terutama dengan gejala yang mirip kehabisan bensin. Dengan mengetahui penyebab-penyebab ini, Anda jadi bisa lebih siap dan tidak panik jika mengalaminya.

Beberapa masalah yang sering terjadi, seperti ventilasi bensin yang tersumbat atau busi yang kotor, bisa membuat motormu kehilangan tenaga dan akhirnya mati total.

​Penting untuk diingat bahwa tidak semua masalah motor yang mati seperti kehabisan bensin itu selalu berhubungan dengan bahan bakar. Kadang, ada komponen lain yang bermasalah, misalnya akibat panas berlebih (overheat) atau pemasangan cop busi yang kurang rapat.

Memahami penyebab ini akan membantumu mendiagnosis masalah dengan tepat, sehingga kamu tahu apa yang harus dilakukan. Berikut 7 penyebab sepele motor tiba-tiba mati seperti dirangkum dari Suzuki Indonesia:

​1. Ventilasi Bensin Tersumbat

​Ventilasi bensin punya peran penting, yaitu menyalurkan udara ke tangki untuk mendorong bensin sampai ke karburator. Kalau ventilasi ini tersumbat, aliran udara jadi terhambat dan bensin tidak bisa turun dengan lancar.

Akibatnya, mesin motor akan tersendat-sendat, bahkan bisa mati tiba-tiba. Meskipun ukurannya kecil, perannya sangat krusial. Jika ini terjadi, coba bersihkan ventilasi dengan menyemprotkan udara dari kompresor ke arah lubang kecil di bawah penutup tangki bensin.

2. Mesin Overheat

​Motor yang terlalu panas atau overheat bisa menurunkan performa mesin secara drastis, yang pada akhirnya bisa membuat motor mati mendadak. Jika ini terjadi, segera menepi dan matikan mesin. Jangan paksakan motor untuk terus jalan karena bisa menyebabkan kerusakan lebih parah.

Tunggu beberapa saat sampai suhu mesin kembali normal, baru coba nyalakan lagi. Overheat biasanya disebabkan oleh perjalanan jauh tanpa henti atau kualitas oli yang sudah buruk dan jumlahnya kurang. Jadi, pastikan kamu selalu merawat motor dengan baik dan rutin mengganti oli.

​3. Busi Kotor atau Usang

​Busi adalah salah satu komponen vital yang berfungsi menciptakan percikan api untuk proses pembakaran di mesin. Kalau busi kotor atau sudah terlalu lama tidak diganti, percikan apinya tidak akan optimal, sehingga performa motor menurun dan mesin bisa mati tiba-tiba.

Untuk mengatasinya, bisa coba bersihkan busi dari kotoran. Namun, jika busi sudah terlalu tua, lebih baik segera ganti dengan yang baru. Perawatan busi yang rutin akan menjaga kinerja mesin motor tetap optimal.

4. Pemasangan Cop Busi Kurang Rapat

​Terkadang, masalahnya sepele tapi fatal. Pemasangan cop busi (atau sering disebut cangklong) yang kurang rapat bisa membuat busi kemasukan air, terutama saat hujan atau saat motor dicuci.

Ketika busi basah, percikan api bisa terganggu dan mesin pun jadi mati mendadak. Pastikan cop busi terpasang dengan erat dan belilah cop busi yang sudah dilengkapi karet pelindung agar lebih aman dari rembesan air.

​5. Masalah pada Main Jet

​Main jet adalah komponen penting di karburator yang bertugas menyuplai bensin ke ruang pembakaran. Kalau main jet tersumbat kotoran atau ukurannya tidak sesuai, suplai bensin jadi tidak lancar. Akibatnya, motor bisa tersendat-sendat, kekurangan tenaga, dan akhirnya mati mendadak.

Penyumbatan ini seringkali disebabkan oleh kotoran yang ikut terbawa bensin. Jadi, pastikan kamu selalu membeli bensin dari tempat yang terpercaya. Jika sudah terlanjur tersumbat, kamu bisa membongkar karburator dan membersihkan main jet dengan kompresor.

​6. Posisi Kran Bensin yang Tertutup

​Ini seringkali jadi penyebab paling sederhana yang sering luput dari perhatian. Bensin harus mengalir dengan lancar dari tangki ke mesin. Kran bensin punya tiga posisi: ON (terbuka), OFF (tertutup), dan RES (cadangan).

Jika motor tiba-tiba mati, coba cek kran bensinmu. Mungkin saja posisinya tidak sengaja tergeser ke OFF, sehingga bensin tidak bisa mengalir. Cukup putar kran ke posisi ON, maka bensin akan mengalir kembali dan motor bisa menyala.

​7. Bensin Benar-Benar Habis

​Tentu saja, penyebab paling klasik dari motor yang mati seperti kehabisan bensin adalah memang benar-benar kehabisan bensin. Gejalanya biasanya ditandai dengan mesin yang tersendat-sendat sebelum akhirnya mati total.

Jika ini terjadi, segera cari SPBU terdekat untuk mengisi bensin. Jika motor kamu tidak punya indikator bensin yang berfungsi, selalu pantau jarak tempuhmu dan jangan biarkan tangki bensin kosong. (*)

×
Berita Terbaru Update