, TEGAL- Pemilik Hotel Riez Palace Tegal, Jamaludin Al Katiri mengaku telah memborong 16 ekor burung di pasar untuk dijadikan musik alami di hotel.
Pengusaha asal Tegal yang juga bos Sarung Pohon Korma itu gerah dengan geger-geger soal kasus royalti musik.
Dia tidak lagi memutar musik dan memilih menggunakan kicauan burung.
"Jadi saya beli 16 ekor burung di pasar dan merekam suaranya. Lalu memutar rekaman itu di hotel," kata Jamaluddin saat dihubungi tribunjateng.com, Kamis (21/8/2025).
Jamaludin mengatakan, sikapnya ini merupakan bentuk perlawanan dan kebingungan pelaku usaha di tengah ramainya geger royalti.
Di sisi lain menurutnya, banyak tamu hotel yang juga terhibur dan merasa punya pengalaman baru.
Dia berharap, pemerintah bisa hadir mencarikan solusi bukan justru membiarkan semakin gaduh.
Sebab, kasihan jika dampaknya justru merugikan masyarakat, terutama pengelola usaha, seperti hotel, kafe, dan restoran.
"Kami buat alternatif lain. Dari pada ribut-ribut, suara burung justru lebih buat pengunjung lebih nyaman," ungkapnya. (fba)