-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dogecoin Segera Punya ETF Sendiri? Grayscale Ajukan Konversi Trust Jadi GDOG

Selasa, 23 September 2025 | September 23, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-25T08:06:01Z

– Satu lagi langkah besar dilakukan oleh Grayscale Investments, manajer aset digital terbesar di dunia, yang kini mencoba membawa Dogecoin masuk ke dunia ETF. Perusahaan tersebut baru saja mengajukan dokumen amendemen Formulir S-1 ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) guna mengubah Grayscale Dogecoin Trust (GDOG) menjadi ETF Spot Dogecoin dengan ticker GDOG.

Langkah ini menandai upaya terbaru Grayscale untuk mempopulerkan aset kripto di kalangan investor institusi. Jika disetujui, Dogecoin akan menjadi mata uang kripto berbasis meme pertama yang mendapatkan jalur resmi masuk ke pasar modal tradisional melalui bursa NYSE Arca.

Menurut dokumen yang diajukan ke SEC, ETF ini akan melacak harga Dogecoin berdasarkan indeks Coindesk DOGE Reference Rate, yang mengambil data dari bursa-bursa utama seperti Kraken, Gemini, Coinbase, dan Bitstamp.

Coinbase akan ditunjuk sebagai kustodian resmi yang menyimpan Dogecoin dalam ETF ini. Saham ETF akan diperdagangkan dalam satuan “basket” berisi 10.000 saham.

Grayscale bukanlah pemain baru dalam permainan ETF. Sebelumnya, mereka berhasil mengkonversi produk Bitcoin dan Ethereum menjadi ETF spot, yang menyedot dana miliaran dolar dari institusi.

Kini, Grayscale mencoba mengulang sukses tersebut dengan DOGE, diikuti oleh upaya serupa untuk Cardano dan XRP yang masih menunggu persetujuan regulator.

Meski belum ada tenggat pasti dari SEC untuk menyetujui ETF ini, pengajuan tersebut akan melalui beberapa tahap. SEC akan memberikan komentar resmi, meminta revisi, dan mengevaluasi ulang hingga merasa cukup puas untuk memberikan lampu hijau.

Apabila disetujui, GDOG akan membuka akses regulasi yang lebih ramah bagi investor besar yang selama ini enggan memegang DOGE secara langsung.

Menurut pengajuan resmi tersebut, ETF ini memungkinkan eksposur Dogecoin tanpa harus melalui bursa kripto, melainkan lewat instrumen investasi yang legal, teregulasi, dan terdaftar di bursa saham.

Saat artikel ini dibuat, harga Dogecoin berada di USD 0,265 atau setara Rp 4.410 per koin. Meski tergolong “meme coin”, DOGE memiliki komunitas yang kuat dan sejarah volatilitas yang tajam, dua hal yang selama ini membuat investor institusi berhati-hati.

Namun, dengan adanya kendaraan ETF seperti GDOG, aset ini berpotensi naik kelas dan menyusul Bitcoin serta Ethereum dalam hal adopsi kelembagaan.

Langkah ini juga mempertegas ambisi Grayscale dalam membentuk ekosistem ETF kripto yang lengkap. Bila DOGE disetujui, maka proyek-proyek dengan fundamental serupa mungkin akan ikut mengajukan produk ETF spot, membawa lebih banyak koin alternatif ke jalur investasi formal.

Dogecoin, yang dulunya hanya dianggap lelucon di dunia kripto, kini tinggal selangkah lagi menuju legitimasi penuh di pasar modal global.

×
Berita Terbaru Update