- Sering bingung kenapa mobil terasa licin saat hujan? Mungkin ban yang kamu pakai tidak sesuai dengan kondisi jalan. Memilih ban yang tepat sangat penting untuk keselamatan, apalagi saat musim hujan di mana genangan air bisa membuat mobil sulit dikendalikan.
Ternyata, ada perbedaan mendasar antara ban basah yang didesain khusus untuk jalanan licin dan ban biasa yang lebih cocok untuk jalanan kering.
Memahami perbedaan ini bisa bantu kamu mengambil keputusan yang tepat untuk keselamatan berkendara. Berikut 5 perbedaan utama antara keduanya seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Desain Pola Alur Ban
Ban basah memiliki pola alur yang lebih dalam, banyak, dan kompleks dengan blok-blok kecil. Desain ini dibuat agar ban bisa memecah genangan air dan mencegah mobil kehilangan traksi (aquaplaning). Sementara itu, ban kering punya pola alur yang lebih sedikit dan sederhana untuk memaksimalkan cengkeraman pada aspal kering.
2. Campuran Karet
Ban basah dibuat dari campuran karet yang lebih lunak. Karet lunak ini meningkatkan daya cengkeram ban pada jalanan basah, sehingga kamu bisa bermanuver dan berbelok dengan lebih aman.
Sebaliknya, ban kering menggunakan campuran karet yang lebih kaku agar lebih tahan lama dan tidak mudah aus.
3. Traksi Ban
Traksi maksimal adalah tujuan utama ban basah. Dengan alur yang lebih dalam dan banyak, ban ini bisa menjaga kontak dengan permukaan jalan yang basah. Ban kering, sebaliknya, dirancang untuk jalanan kering sehingga memiliki alur yang lebih dangkal dan sedikit, membuat traksinya tidak optimal di jalan basah.
4. Kemampuan Evakuasi Air
Ban basah memiliki desain tapak dengan alur lateral yang efisien untuk mengalirkan air keluar dari bawah ban. Hal ini membuat kontak ban dan jalan tidak terhalang genangan air. Ban kering tidak memiliki kemampuan evakuasi air sebaik itu karena fokusnya adalah memaksimalkan kontak langsung dengan jalanan.
5. Kemampuan Pengereman
Saat jalanan licin, jarak pengereman mobil bisa lebih panjang. Ban basah, dengan campuran karetnya yang lunak, mampu memperpendek jarak pengereman dan meningkatkan kontrol mobil di jalan licin. Sedangkan ban kering, yang lebih kaku, memberikan pengereman optimal di jalan kering, namun berisiko slip saat digunakan di jalan basah.