-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perbedaan Sakit Punggung karena Masalah Postur Tubuh dan Ginjal

Jumat, 12 September 2025 | September 12, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-13T08:15:13Z

PENYEBAB sakit punggung cukup beragam. Mulai dari masalah postur tubuh karena terlalu lama duduk, mengangkat barang, hingga jalan terlalu jauh. Namun banyak yang belum menyadarai bahwa sakit punggung juga bisa disebabkan karena masalah pada ginjal.

Kshitij Raghuvanshi ahli urologi di Ruby Hall Clinic Pune mengatakan sakit punggung terkadang bisa lebih dari sekadar masalah muskuloskeletal, namun merupakan salah satu tanda awal penyakit ginjal.

“Sakit punggung tidak selalu disebabkan oleh postur tubuh yang buruk atau masalah otot. Nyeri punggung bagian atas, jika disertai perubahan urine atau pembengkakan, bisa menjadi tanda penyakit ginjal. Identifikasi dini terhadap perbedaan tersebut dapat sangat memengaruhi pengobatan dan hasil kesehatan,” katanya kepada Hindustan Times .

Perbedaan sakit punggung normal atau masalah ginjal

Lebih lanjut, Raghuvanshi mengungkapkan beberapa perbedaan dan gejala antara sakit punggung karena kesalahan postur tubuh atau disfungsi ginjal berikut ini.

1. Lokasi nyeri

Nyeri punggung normal paling sering dirasakan di punggung bawah atau tulang belakang. Tergantung pada ketegangan otot atau masalah tulang belakang, nyeri ini dapat menjalar ke pinggul atau bokong. Sedangkan nyeri ginjal biasanya terasa lebih tinggi, tepat di bawah tulang rusuk, di setiap sisi tulang belakang. Nyeri dapat menjalar ke samping (pinggul) atau bahkan ke perut.

2. Sifat nyeri

Nyeri punggung normal biasanya tajam dan cenderung bervariasi tergantung posisi, aktivitas, atau olahraga. Istirahat biasanya meredakan nyeri. Sedangkan sakit punggung karena penyakit ginjal lebih terasa tumpul dan menetap. Umumnya tidak membaik atau memburuk dengan gerakan atau istirahat.

3. Reaksi terhadap tekanan

Sakit punggung normal dapat meningkat ketika otot atau sendi di area tersebut ditekan atau diregangkan. Sedangkan nyeri akibat masalah ginjal biasanya tidak terpengaruh oleh tekanan atau gerakan ginjal.

Gejala lain yang menunjukkan masalah ginjal

Raghuvanshi menambahkan sakit punggung bukan satu-satunya gejala penyakit ginjal, tapi ada gejala-gejala lain karena meskipun nyeri mungkin tumpang tindih, penyakit ginjal biasanya muncul dengan gejala tambahan. Seperti frekuensi buang air kecil lebih sering atau lebih jarang, terutama di malam hari. Urine yang berbusa atau berbuih bisa menjadi tanda kebocoran protein.

Saat buang air kecil, terdapat rasa sakit atau tidak nyaman. Selain itu pembengkakan (Edema), retensi cairan di kaki, pergelangan kaki, telapak kaki, tangan, atau wajah ketika ginjal tidak dapat membuang kelebihan natrium dan air.

Adanya produk limbah dalam darah dapat menyebabkan kelelahan permanen dan kurangnya konsentrasi. Kelelahan dapat diperparah oleh anemia yang disebabkan oleh rendahnya sekresi hormon oleh ginjal. Termasuk perubahan kulit, karena ketidakseimbangan mineral dan nutrisi menyebabkan kulit kering dan gatal ketika ginjal tidak mampu menjaga keseimbangan yang sehat.

Gejala lainnya terkait dengan pencernaan. Seperti kehilangan nafsu makan, mual, atau rasa logam di mulut yang disebabkan oleh penumpukan limbah dalam darah.

Raghuvanshi menyarankan untuk konsultasi dengan dokter jika tanda-tanda ini muncul.

×
Berita Terbaru Update