PEMERINTAH Kota Yogyakarta menambah sebuah pos induk pemadam kebakaran dan penyelamatan atau Damkarmat di kawasan Alun-Alun Utara. Di mana di kawasan itu sangat berdekatan dengan sejumlah destinasi andalan Kota Yogyakarta. Mulai dari Keraton Yogyakarta, Titik Nol Kilometer, Masjid Gedhe Kauman, Malioboro , Taman Pintar, Taman Budaya Yogyakarta, hingga Istana Kepresidenan Gedung Agung.
Adanya pos induk pemadam baru yang dilengkapi sejumlah unit mobil pemadam itu memungkinkan penanganan kejadian kebakaran hebat di area wisata itu bisa cepat ditangani optimal. Terutama yang terjadi di kawasan Sumbu Filosofi Yogya dan Yogyakarta area barat daya.
"Targetnya akhir tahun pos pemadam ini sudah bisa beroperasi, tinggal menunggu surat palilah (izin pemanfaatan tanah Kasultanan)," ujar Kepala Dinas Damkarmat Kota Yogyakarta Taokhid, Kamis 16 Oktober 2025.
Kebutuhan mendesak
Taokhid menuturkan, pendirian pos baru di kawasan destinasi itu merupakan kebutuhan mendesak. Sebab pos-pos induk pemadam yang ada di Kota Yogyakarta saat ini lokasinya lumayan jauh dari kawasan destinasi itu.
"Secara teknis covering area pos pemadam itu maksimal pada radius 2,4 kilometer," kata dia.
Adapun pos pemadam yang ada saat ini lokasinya lebih dari empat kilometer. Ketika ada kejadian di sekitar kawasan destinasi itu, dengan kepadatan lalu lintas yang ada, penanganan dinilai bakal lebih lambat.
Menurutnya selama ini dengan pos pemadam yang beroperasi, pelayanan pemadaman kebakaran di kawasan Alun-Alun Utara, barat daya dan tenggara Yogya masih bisa dijangkau dari segi pelayanan waktu namun tidak optimal. Meski batas 15 menit standar pelayanan minimal terpenuhi.
Taokhid menuturkan, kawasan Malioboro- Keraton yang kini menjadi bagian dari Sumbu Filosofi yang diakui warisan dunia tak benda oleh Unesco juga sejumlah obyek cagar budaya sekitar Alun-Alun Utara Yogya, perlu mendapat penanganan antisipatif menghadapi potensi kebakaran.
Terlebih, kata dia, wisatawan dan masyarakat banyak yang beraktivitas di kawasan itu setiap hari. Tak hanya saat saat momen liburan.
Kesulitan mencari lahan
Rencana penambahan pos pemadam baru ini sudah dipersiapkan sejak lama. Berdasarkan rencana induk, idealnya Kota Yogyakarta sebagai Kota Wisata memiliki empat unit pos induk pemadam. Namun saat ini baru dua unit pos dan akan menjadi tiga dengan pos baru di Alun-Alun utara itu.
"Saat ini untuk mencari lahan di Kota Yogyakarta yang bisa dijadikan pos pemadam bukan hal mudah, namun kami akan lengkapi di semua sudut strategis," kata dia.
Setelah di Alun-Alun Utara, rencananya Pemerintah Kota Yogyakarta akan menambah pos induk pemadam di wilayah tenggara atau seputaran Giwangan. Di area itu berdekatan destinasi sejarah Kota Gede juga Taman Budaya Embung Giwangan serta objek vital Terminal Giwangan.