SP dilaporkan warganya, NE (48) karena tidak terima dengan sikapnya yang mengirimkan gambar dan video tidak senonoh melaui pesan WA (WhatsApp).
Melalui kuasa hukumnya, Dewi Shita Melani, N-E menuturkan, S-P kerap mengirim pesan singkat sebatas sapaan tapi tidak pernah direspon olehnya
Namun karena penasaran, akhirnya wanita yang lama ditinggal bekerja suaminya ini menanyakan maksud S-P, yang ternyata ingin mengajak berhubungan badan.
“Saat malam kejadian, dari tengah malam hingga menjelang subuh, pelaku mengirim pesan singkat ke saya, hingga saya penasaran dan membalas pesan singkatnya untuk menanyakan keperluannya,” beber Dewi Shita menirukan pengakuan kliennya.
Ajakan SP juga ditambahi dengan menunjukan foto alat vital serta video tanpa busana dirinya dalam percakapan WA tersebut.
Saat diminta keterangan SP selaku terlapor mengakui bahwa dirinya memang telah mengirimkan foto alat kelaminnya serta video bermuatan seksual kepada Eni.
“Kalau melempar batu ke rumah Eni itu tidak benar, tapi kalau kirim foto alat kelamin inisiatif saya karena lagi gabut ditinggal istri kerja kalau video pas lagi masturbasi itu permintaan Eni, soal ajakan berhubungan badan. Saya khilaf mungkin karena saya suka sama dia, kejadiannya pada Kamis malam “ujarnya saat ditemui dikutip dari terbitan.com, Rabu 22 Oktober 2025.
SP mengaku telah mengetahui dilaporkan ke polres oleh warganya.
”Kalau dilaporkan sudah tau, tapi belum sempat ada panggilan dari Polres,”ungkapnya.
SP mengklaim sempat terjadi percakapan yang mengarah ke permintaan uang dari pihak pelapor.
”Saya mengajak berhubungan badan tapi Eni minta uang Rp.10 juta saya enggak punya saya tawar Rp50.000 tapi ditolak katanya dia perempuan mahal,” ucapnya.
Sementara Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ngawi membenarkan adanya laporan tersebut.
“Benar, ada laporan dari Kwadungan Lor dan masih proses di penyidik,” pungkas petugas SPKT Polres Ngawi. ***