-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perkebunan Cengkeh di Lampung Terkontaminasi Radioaktif

Rabu, 15 Oktober 2025 | Oktober 15, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-16T13:00:40Z

SATUAN Tugas Penanganan Cesium-137 menyatakan perkebunan cengkeh di Lampung terkontaminasi radioaktif . “Kontaminasi tersebut ditemukan dalam jumlah terbatas dan tidak meluas ke wilayah atau komoditas lainnya,” kata Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas Cs-137 Bara Krishna Hasibuan, di Jakarta, Senin, 13 Oktober 2025.

Bara menyatakan temuan kontaminasi di perkebunan terungkap setelah pemerintah Indonesia mendapatkan laporan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) soal produk cengkeh tanah air yang terkontaminasi Cs-137.

Usai menerima laporan, satgas melalui Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) mengirimkan tim untuk meninjau dan memverifikasi tiga lokasi pengelolaan dan perkebunan cengkeh. Wilayah yang dimaksud adalah Surabaya di Jawa Timur, Pati di Jawa Tengah, dan Lampung. “Kami bisa memberikan konfirmasi bahwa ditemukan kontaminasi di perkebunan di Lampung,” kata dia.

Terhadap temuan itu, Bapeten merekomendasikan agar produk cengkeh yang terindikasi terkontaminasi tidak diperjualbelikan untuk sementara waktu. Penundaan itu dilakukan hingga hasil uji laboratorium lanjutan selesai dilakukan. “Tim masih melakukan penelusuran sumber,” ujar Bara. Dia mengatakan pemerintah sedang berupaya agar kontaminasi radioaktif tidak meluas ke wilayah lain.

Pada 3 Oktober 2025, FDA Amerika Serikat menerbitkan peringatan impor anyar, yakni Import Alert #99-52. Peringatan tersebut menyusul temuan adanya kontaminasi radioaktif Cs-137 pada beberapa pengiriman udang dan cengkeh dari Indonesia.

Lewat peringatan itu, Amerika Serikat mewajibkan produk udang dan rempah yang berasal dari wilayah yang ditetapkan sebagai daftar kuning atau yellow list, yakni Pulau Jawa serta Provinsi Lampung, Sumatra, untuk mengantongi sertifikasi bebas radioaktif jika ingin melakukan ekspor.

×
Berita Terbaru Update