-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Begini Alasan Kuat Kejari Bandung Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Pemkot Bandung Tinggal Hitungan Hari

Rabu, 05 November 2025 | November 05, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-05T11:10:14Z

– Pemeriksaan yang terus marathon dan digenjot akhir-akhir ini dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung membuat arah penyidikan dugaan korupsi Pemkot Bandung semakin mengerucut. Setelah memanggil dan memeriksa 14 saksi, proses menuju penetapan tersangka korupsi Bandung tinggal menunggu waktu.

Pemeriksaan intensif berlangsung sejak pekan lalu, termasuk pemanggilan sejumlah pejabat strategis Wakil Walikota Bandung Erwin dan tokoh politik di Kota Bandung. Bahkan Ketua Nasdem Kota Bandung diperiksa Kejari Bandung, disusul pejabat para kepala dinas Kota Bandung diperiksa korupsi dalam rangkaian marathon pemeriksaan.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah hadirnya politisi muda Bandung, Rendiana Awangga, yang menjalani pemeriksaan panjang sejak pagi hingga malam, lebih dari 7 jam — mirip pola pemeriksaan Wakil Wali Kota Bandung yang dilakukan sebelumnya.

Kejari: “Kami teliti alat bukti, tinggal tunggu waktu”

Plt. Kasi Intel Kejari Bandung, Tumpal Sitompul, menegaskan penyidik sedang menuntaskan evaluasi alat bukti sebelum mengumumkan pihak yang bertanggung jawab dalam perkara ini.

“Total sudah 14 saksi diperiksa. Para saksi yang dipandang relevan dan berurgensi untuk mengungkap peristiwa pidana kami hadirkan. Tinggal tunggu waktu, nanti kami sampaikan secara utuh siapa yang bertanggung jawab,” ujar Tumpal, Selasa malam saat jumpa pers di Kantor Kejari Bandung usai pemeriksaan Ketua Nasdem Kota Bandung.

Kejari menyita dokumen, ponsel, laptop, dan perangkat elektronik lain dalam rangka melengkapi bukti. “Kami harus berhati-hati. Semua keterangan saksi dan barang bukti kami nilai untuk menyingkap terang peristiwa pidana ini,” tambahnya.

Tumpal menegaskan bahwa pemanggilan saksi berikutnya dapat termasuk pejabat aktif. “Sepanjang ada urgensi dan relevansi, siapa pun akan dipanggil,” katanya.

Pemeriksaan Berlapis, Satu Kepala Dinas Tidak Hadir

Dari 14 saksi, terdapat unsur ASN, swasta, dan anggota DPRD Kota Bandung. Kejari juga mengungkap bahwa salah satu kepala dinas dipanggil namun tidak hadir pada jadwal kemarin.

Setiap saksi menjalani pemeriksaan bervariasi, dari 18 hingga 32 pertanyaan. “Tindakan hukum lanjutan sedang dikaji oleh penyidik,” ujar Tumpal.

Aroma penetapan tersangka semakin kuat. Kasus ini menjadi sorotan warga Bandung karena menyangkut tata kelola pemerintahan dan dugaan penyalahgunaan kewenangan di lingkungan Pemkot Bandung.

Dinamika politik turut menghangat karena salah satu saksi yang diperiksa adalah ketua parpol yang memiliki kedekatan dengan lingkungan kekuasaan Kota Bandung.

Dengan rangkaian pemeriksaan yang intensif dan jumlah saksi yang sudah signifikan, banyak pihak menilai pengumuman tersangka korupsi Bandung sebentar lagi akan disampaikan.***

×
Berita Terbaru Update