-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kemenkes Siapkan STRANAS Baru Untuk Atasi Lonjakan Dengue

Jumat, 07 November 2025 | November 07, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-10T09:25:37Z

, JAKARTA - Keberhasilan Kalimantan Timur dalam menekan kasus dengue melalui pendekatan komprehensif menjadi sorotan dalam Dialog Kebijakan bertema Membangun Sistem Pelaporan dan Peringatan Dini yang Terintegrasi Menuju Indonesia Zero Dengue Death 2030.

Dialog tersebut diselenggarakan Majelis Permusyawaratan Rakyat bersama Koalisi Bersama (KOBAR) Lawan Dengue.

Kegiatan itu mempertemukan para pengambil kebijakan dari berbagai sektor, termasuk pemerintah, akademisi, organisasi profesi, sektor swasta, dan masyarakat sipil.

Tujuannya untuk membangun kesepahaman dan menghasilkan rekomendasi konkret dalam memperkuat sistem pelaporan dan peringatan dini dengue di Indonesia, belajar dari keberhasilan daerah seperti Kaltim.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin memaparkan strategi yang diterapkan di provinsinya.

“Pengendalian dengue tidak bisa mengandalkan satu intervensi saja. Di Kalimantan Timur, kami melihat hasil nyata ketika berbagai upaya dijalankan secara bersamaan, mulai dari penguatan gerakan 3M Plus, peningkatan edukasi masyarakat, hingga penerapan inovasi seperti vaksinasi di wilayah tertentu," Jaya Mualimin di kantor MPR RI, Jakarta, baru-baru ini.

Jaya Mualimin menjelaskan pendekatan menyeluruh ini telah membuahkan hasil positif.

Kasus rawat inap karena kasus dengue mulai menurun, dan kesadaran warga untuk menjaga lingkungan serta melakukan pencegahan meningkat.

Berdasarkan data di lapangan, Jaya menyebut anak-anak yang mendapatkan perlindungan melalui vaksinasi cenderung lebih jarang terinfeksi.

"Sementara kasus masih lebih sering terjadi di kelompok yang belum mendapatkan intervensi tersebut," ujarnya.

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan pemerintah berkomitmen menciptakan kebijakan kuat guna menyukseskan tujuan besar Nol Kematian Akibat Dengue pada 2030.

Saat ini, Kementerian Kesehatan bersama para ahli tengah melakukan pengembangan Strategi Nasional (STRANAS) Penanggulangan Dengue terbaru, sebagai kelanjutan dari STRANAS Penanggulangan Dengue 2021 – 2025 yang akan segera berakhir pada November ini.

"Mulai dari penguatan kapasitas deteksi dini, respons cepat, dan manajemen Kejadian Luar Biasa (KLB), hingga pemanfaatan pendekatan inovatif seperti vaksinasi dan teknologi wolbachia," ujar Dante.

Dante menyadari beban kasus dengue yang terjadi di masyarakat kemungkinan lebih besar daripada yang tercatat dalam sistem.

Oleh karena itu, perlu adanya sinergi lintas sektor pemerintah, DPR, MPR, akademisi, organisasi masyarakat, dan swasta.

Dia menyatakan Kemenkes selalu terbuka terhadap kolaborasi dan masukan konstruktif dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.

Penguatan sistem surveilans yang lebih terpadu dan real-time menjadi bagian penting dari strategi ke depan.

"Kami dapat menciptakan strategi yang lebih komprehensif, berkelanjutan, dan berdampak nyata," ujar Dante.

"Bersama, mari percepat langkah menuju Indonesia bebas kematian akibat dengue," imbuhnya. (mcr31/jpnn)

×
Berita Terbaru Update