-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jangan Jadi Korban Gaslighting! Pelajari Apa Itu, Penyebab, dan Cara Efektif Menghadapinya Sekarang

Minggu, 24 Agustus 2025 | Agustus 24, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-26T01:36:03Z

Pernah mendengar istilah “gaslighting”? Lebih dari sekadar kata tren, gaslighting adalah bentuk manipulasi psikologis yang biasanya terjadi dalam hubungan yang tidak sehat.

Konsep ini sudah dikenal selama beberapa dekade, dan para ahli kesehatan mental menekankan bahwa fenomena ini dapat menimbulkan dampak emosional serius serta menghancurkan hubungan.

Gaslighting terjadi ketika seseorang mencoba mengontrol dan mendominasi orang lain dengan cara membuat korbannya meragukan diri sendiri.

Tindakan manipulatif ini membuat korban mempertanyakan realitas, ingatan, atau persepsi mereka, sehingga pelaku terlihat lebih berkuasa dan dominan.

Seiring waktu, korban gaslighting bisa mengalami kecemasan, depresi, hingga mental breakdown, karena perasaan ragu dan kehilangan kepercayaan diri terus menumpuk.

Penting untuk mengenali tanda-tanda gaslighting sejak awal agar dapat melindungi diri dan menjaga kesehatan mental.

Apa Itu Gaslighting?

Gaslighting adalah cara manipulasi psikologis dan emosional di mana seseorang berusaha membuat orang lain meragukan apa yang mereka lihat, rasakan, atau alami.

Akibatnya, korban bisa mulai mempertanyakan karakter, ingatan, atau bahkan kewarasannya.

Dilansir dari laman Everyday Health, menurut Robin Stern, PhD, penulis The Gaslight Effect dan salah satu pendiri sekaligus penasihat senior Yale Center for Emotional Intelligence di New Haven, Connecticut, menjelaskan bahwa gaslighting pada dasarnya adalah memanipulasi persepsi realitas orang lain.

Menurut National Domestic Abuse Hotline, gaslighting merupakan bentuk penyalahgunaan emosional yang sangat efektif yang memberikan pelaku gaslighting kekuasaan dan kontrol atas korban.

Pengalaman gaslighting bisa terjadi di mana saja, termasuk di lingkungan kerja atau rumah. Contohnya, ketika Anda merasa atasan mengambil kredit atas pekerjaan Anda, tetapi mereka menolak dan justru menuduh Anda yang mencoba mengklaim kerjaannya.

Atau ketika Anda menegur pasangan soal menghindari percakapan, tetapi mereka memutarbalikkan situasi sehingga Anda yang tampak salah.

Penyebab Gaslighting: Mengapa Pelaku Melakukannya?

Menurut laman halodoc.com , Orang yang melakukan gaslighting biasanya memiliki tujuan tersembunyi untuk mengontrol dan mendominasi orang lain.

Beberapa faktor yang sering menjadi penyebab perilaku gaslighting antara lain:

  1. Narsisme

Pelaku dengan sifat narsistik kerap memanipulasi korban agar tetap merasa superior dan menghindari tanggung jawab.

  1. Kurangnya Empati

Mereka mungkin sulit memahami atau peduli terhadap perasaan orang lain.

  1. Kebutuhan akan Kontrol

Pelaku merasa harus menguasai orang lain untuk mendapatkan rasa aman dan kekuasaan.

  1. Trauma Masa Lalu

Beberapa pelaku menggunakan gaslighting sebagai cara melindungi diri karena pengalaman traumatis sebelumnya.

Meskipun memahami penyebab perilaku ini penting, hal itu tidak membenarkan tindakan gaslighting. Gaslighting tetap merupakan bentuk kekerasan emosional yang tidak bisa diterima.

Cara Menghadapi Gaslighting

Jika kamu menjadi korban gaslighting, penting untuk mengenali pola manipulasi ini dan melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Sadar Bahwa Anda Sedang Dimanipulasi

Gaslighting adalah bentuk manipulasi emosional yang membuat korban merasa bingung dan kehilangan kendali. Ingat, perilaku ini bukan kesalahan Anda.

  1. Percaya Pada Ingatan dan Perasaan Sendiri

Jangan biarkan pelaku meragukan persepsi Anda. Catat kejadian yang terjadi jika perlu, agar Anda memiliki bukti dan referensi pribadi.

  1. Tegaskan Batasan Terhadap Pelaku

Jika seseorang terus memanipulasi, penting untuk menjaga jarak dan membatasi interaksi dengannya demi melindungi diri.

  1. Cari Dukungan dari Orang Lain

Bicarakan pengalaman Anda dengan teman, keluarga, atau profesional yang bisa memberikan perspektif objektif dan mendukung Anda.

  1. Pertimbangkan Bantuan Profesional

Jika gaslighting sudah memengaruhi kesehatan mental, berkonsultasi dengan terapis atau konselor bisa membantu memahami dan mengatasi dampaknya.

Menghadapi gaslighting memang tidak mudah, tetapi dengan kesadaran, batasan yang jelas, serta dukungan dari orang-orang terpercaya, Anda bisa melindungi diri dan menjaga kesehatan mental.

Ingatlah bahwa meragukan diri sendiri adalah efek dari manipulasi, bukan kesalahan Anda, dan meminta bantuan profesional adalah langkah yang wajar untuk pulih dan kembali merasa aman.

×
Berita Terbaru Update