-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Otaki Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN Cempaka Putih, UGM Nonaktifkan Dwi Hartono Sebagai Mahasiswa Magister Manajemen FEB

Rabu, 27 Agustus 2025 | Agustus 27, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-03T04:00:14Z

- Kertelibatan DH (Dwi Hartono) dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan kepala cabang (kacab) bank BUMN Cempaka Putih mendorong Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil sikap. UGM memutuskan menonaktifkan DH sebagai mahasiswa magister manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UGM Kampus Jakarta.

Dikutip dari pemberitaan Radar Jogja pada Rabu (27/8), DH tercatat sebagai mahasiswa dalam program studi magister manajeman UGM. Menurut Juru Bicara UGM I Made Andi Arsana, pihaknya sudah berkoordinasi intensif dengan Dekan FEB UGM sebelum mengumumkan menonaktifkan DH. Dia menyebut, DH adalah mahasiswa baru yang kini tengah menjalani studi di semester 1.

”Kami mengecam keras segala bentuk kekerasan yang berakibat pada wafatnya almarhum dan mendukung penegakan proses hukum yang transparan dan berkeadilan,” ungkap Andi Arsana.

Secara tegas, UGM menonaktifkan DH dari semua kegiatan akademik pada semester gasal 2025/2026. Andi Arsana menyatakan bahwa keputusan itu merupakan salah satu bentuk dukungan UGM terhadap proses hukum yang sedang berjalan dan dilakukan oleh Polda Metro Jaya. UGM memastikan telah mengeluarkan surat resmi terkait keputusan tersebut.

”Penonaktifan (DH) ditetapkan melalui surat resmi dari Dekan FEB UGM, Prof. Dr. Didi Achjari,” imbuhnya.

UGM menghormati proses hukum yang sedang berjalan dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Selain itu, UGM juga menegaskan komitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme. Andi Arsana menyatakan bahwa UGM mendukung seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sesuai ketentuan agar kasus tersebut segera terungkap dan keadilan dapat terwujud bagi semua pihak.

”Kami turut menyampaikan bela sungkawa atas kejadian ini,” imbuhnya.

DH merupakan salah seorang dari 15 tersangka yang sudah diamankan oleh Polda Metro Jaya. Dia masuk dalam klaster aktor intelektual atau otak di balik penculikan dan pembunuhan korban bernama Mohamad Ilham Pradipta. Informasi keterlibatan DH dalam kasus itu sudah dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Ade Ary Syam Indradi kepada publik.

×
Berita Terbaru Update