PR Jepara – Laga pekan pembuka Serie A 2025/2026 akan mempertemukan Udinese kontra Hellas Verona di Dacia Arena pada Senin malam. Ini menjadi musim ke-31 beruntun Udinese di kasta tertinggi Italia, sekaligus ujian awal bagi kedua tim yang sama-sama ingin tampil lebih baik dibanding musim lalu.
Udinese Incar Start Positif
Musim lalu, Udinese finis di posisi ke-12 dengan torehan 44 poin. Hasil tersebut memang lebih baik dibanding perjuangan mereka menghindari degradasi di musim 2024, namun penampilan di akhir musim cukup mengecewakan. Tim asuhan Kosta Runjaic hanya meraih empat poin dari sepuluh laga terakhir, bahkan kalah delapan kali.
Memasuki musim keduanya, Runjaic menargetkan finis di papan atas meski harus kehilangan bomber Lorenzo Lucca yang hijrah ke Napoli. Sebagai gantinya, sejumlah pemain anyar seperti Lennon Miller (gelandang muda Skotlandia) dan bek Saba Goglichidze telah didatangkan.
Persiapan pramusim Udinese cukup impresif, meraih tiga kemenangan beruntun sebelum menyingkirkan Carrarese 2-0 di Coppa Italia lewat gol Arthur Atta dan Iker Bravo.
Kendati demikian, Udinese membawa catatan kurang bagus kala berjumpa Verona. Terakhir kali mereka menang atas Scaligeri terjadi pada Oktober 2022. Dukungan publik Dacia Arena diharapkan bisa mengakhiri tren negatif tersebut.
Verona Ingin Lanjutkan Tren Positif
Di sisi lain, Verona sukses bertahan di Serie A untuk musim ketujuh beruntun. Musim lalu, tim asuhan Paolo Zanetti hanya kalah tiga kali dari sepuluh laga terakhir, termasuk kemenangan krusial 1-0 di markas Udinese yang membantu mereka lepas dari ancaman degradasi.
Stabilitas kursi pelatih menjadi nilai plus Verona, mengingat banyak klub Serie A yang melakukan pergantian pelatih musim panas ini. Target Zanetti kini lebih tinggi: menjauh dari papan bawah dan bersaing di papan tengah.
Ujian perdana musim ini sedikit mengecewakan. Verona hanya bermain 1-1 melawan tim Serie C, Audace Cerignola, sebelum menang lewat adu penalti 4-2 di Coppa Italia. Performa itu perlu ditingkatkan jika ingin mencuri poin di Udine.
Kondisi Terkini Tim
Udinese harus bermain tanpa kiper utama Maduka Okoye yang sedang menjalani sanksi dua bulan akibat kasus taruhan ilegal. Razvan Sava akan mengisi pos penjaga gawang.
Penyerang veteran Alexis Sanchez juga tersedia dan bersaing dengan Iker Bravo untuk mendampingi Keinan Davis di lini depan. Jaka Bijol, Lorenzo Lucca, dan Florian Thauvin sudah hengkang, sementara Jurgen Ekkelenkamp diragukan tampil karena cedera otot.
Di kubu Verona, Diego Coppola dan Jackson Tchatchoua hijrah ke Premier League, namun pengganti mereka seperti Unai Nunez dan Giovane siap dimainkan sejak menit awal. Bek anyar Enzo Ebosse juga akan bereuni dengan mantan klubnya, sementara Nicolas Valentini (cedera paha) dan Tomas Suslov (cedera ACL) absen.
Perkiraan Susunan Pemain
Udinese (3-5-2): Sava; Palma, Solet, Kristensen; Ehizibue, Atta, Karlstrom, Lovric, Zemura; Bravo, Davis.
Hellas Verona (3-5-2): Montipo; Ebosse, Nunez, Frese; Oyegoke, Bernede, Serdar, Niasse, Bradaric; Giovane, Mosquera.
Prediksi Skor
Udinese punya keuntungan tampil di kandang dan motivasi tinggi untuk membuka musim dengan kemenangan. Namun, Verona dikenal sulit ditaklukkan ketika bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik cepat. Pertarungan diprediksi ketat, namun tuan rumah sedikit diunggulkan.
Prediksi akhir: Udinese 2-1 Hellas Verona
Head to Head
SA 15‑Mar‑25 Udinese Verona 0‑1
SA 04‑Jan‑25 Verona Udinese 0‑0
SA 20‑Apr‑24 Verona Udinese 1‑0
SA 03‑Dec‑23 Udinese Verona 3‑3
SA 30‑Jan‑23 Udinese Verona 1‑1
SA 03‑Oct‑22 Verona Udinese 1‑2
SA 13‑Feb‑22 Verona Udinese 4‑0
SA 27‑Oct‑21 Udinese Verona 1‑1
SA 07‑Feb‑21 Udinese Verona 2‑0
SA 27‑Sep‑20 Verona Udinese 1‑0
***