.CO.ID - JAKARTA . Tahun ini, total ekspor mobil utuh atau completely built-up (CBU) produksi Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) akan menembus angka 3 juta unit secara kumulatif.
Capaian ini merupakan catatan penting Toyota berkiprah di industri otomotif nasional dan global, sejak Toyota Indonesia melakukan ekspor pertama kali pada 1987.
Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, berharap angka tersebut dpat dicapai pada September 2025.
"Tahun ini kita akan mencapai kumulatif 3 juta (unit). Tahun ini 3 juta. Saat ini (sekitar) 3 juta kurang sedikit. Kira-kira September mencapai 3 juta (unit)," ujar Nandi kepada wartawan Senin (25/8/2025).
Meski begitu, laju ekspor tahun lalu sempat mengalami tekanan. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada 2024, menunjukkan bahwa pada 2024, grup Astra yang mencakup Toyota dan Daihatsu, mencatatkan ekspor sebanyak 276.865 unit.
Angka itu turun 6,20 persen dibandingkan 2023 yang mencapai 295.172 unit.
Namun ekspor mobil elektrifikasi menunjukkan pertumbuhan positif, Toyota berhasil mengekspor 18.553 unit mobil hybrid selama 2024 penuh, naik 111 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 8.792 unit.
Sejauh ini TMMIN telah mengekspor ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika, dan Osenia, bahkan pernah mencapai 100 negara tujuan ekspor pada tahun 2023.