-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Warga AS Korban Dugaan Bullying Song Ha Yoon Tiba di Korea Selatan, Siapkan Gugatan Rp 117 Miliar

Selasa, 26 Agustus 2025 | Agustus 26, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-03T03:15:18Z

- Kontroversi yang melibatkan aktris populer Song Ha Yoon memasuki babak baru.

Seorang warga negara Amerika Serikat (AS), yang sebelumnya mengaku sebagai korban perundungan sekolah oleh Song Ha Yoon, telah tiba di Korea Selatan untuk memulai proses hukum secara resmi.

Melansir laman Allkpop, sosok korban yang diidentifikasi sebagai 'A', berencana akan menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan ganti rugi senilai 10 miliar KRW atau sekitar Rp 117 miliar (dengan kurs Rp 11,71 per KRW).

Sebelumnya, pada Senin (25/8), A mengeluarkan pernyataan publik keempatnya, lengkap dengan bukti korespondensi email bersama tim hukum Song Ha Yoon.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa niat awalnya bukan untuk memicu kontroversi atau permusuhan, melainkan untuk mencari penyelesaian yang adil.

Bahkan, setelah mengeluarkan pernyataan ketiga, ia sempat menawarkan jalan damai dengan menyarankan adanya "penyelesaian bermartabat tanpa perlu konfrontasi hukum," yang disebutnya sebagai kesempatan terakhir bagi pihak Song Ha Yoon untuk mengakhiri masalah dengan cara terhormat.

Namun, polemik justru muncul dari masalah biaya perjalanan. A menjelaskan bahwa ia telah memesan tiket pesawat kelas premium economy dengan biaya pribadi.

Meski begitu, ia hanya meminta penggantian sesuai tarif ekonomi terendah yang dibatasi hingga 1,2 juta KRW atau sekitar Rp 14 juta.

Ia juga menetapkan batas biaya hotel sebesar 300 ribu KRW atau sekitar Rp 3,5 juta untuk tiga malam, serta meminta mobil sewaan demi alasan keamanan dan stamina selama berada di Korea.

Tetapi pihak Song Ha Yoon menolak menanggung biaya sewa mobil dengan alasan penggunaan pribadi, dan bersikeras hanya akan menanggung biaya yang sangat terbatas.

Karena itu, A akhirnya menanggung seluruh biaya perjalanan, hotel, dan transportasi dengan dana pribadi.

Ia menegaskan bahwa semua perhitungan biaya akan ia selesaikan setelah kembali ke negaranya.

Jika muncul perselisihan lebih lanjut, ia memastikan bahwa hal tersebut akan diselesaikan melalui jalur hukum.

Dalam pernyataannya, A menegaskan bahwa kini ia sudah berada di Korea Selatan dan siap bekerja sama penuh dengan pihak berwenang.

Ia menegaskan kasus ini bukan sekadar konflik pribadi dengan Song Ha Yoon, melainkan bentuk pengungkapan adanya "tindakan tutup mata yang bersifat sistematis."

Oleh karena itu, ia berencana membawa kasus ini ke ranah publik sebagai bagian dari diskusi yang lebih luas.

Selain itu, ia menyatakan akan menempuh semua jalur yang memungkinkan, mulai dari administratif, legislatif, yudisial, hingga diplomatik, terhadap kantor pendidikan setempat maupun Banpo High School.

Gugatan bernilai fantastis 10 miliar KRW atau sekita Rp 117 miliar itu menurutnya bukanlah balas dendam, melainkan langkah hukum untuk mengembalikan keadilan serta melindungi kepentingan publik.

Saat ini, ia juga sedang mencari firma hukum yang bersedia mewakilinya dalam kasus tersebut.

Sementara itu, pihak Song Ha Yoon tidak tinggal diam. Pada 18 Agustus lalu, Song melalui tim hukumnya telah melayangkan dakwaan tambahan terhadap A, termasuk tuduhan pencemaran nama baik berdasarkan Undang-Undang Jaringan Informasi dan Komunikasi, menghalangi bisnis dengan penipuan, serta tindakan ancaman.

Merespons hal itu, A berencana melancarkan gugatan balik dengan tuduhan pencemaran nama baik palsu, fitnah di bawah hukum ICT dan pidana, serta pemaksaan.

Ia juga menyatakan akan menggugat firma hukum Song Ha Yoon dengan tuduhan pencemaran nama baik bersama, fitnah melalui publikasi, hingga pelanggaran etika hukum.

Pada 23 Agustus, firma hukum Jium Law Firm selaku kuasa hukum Song Ha Yoon mengumumkan bahwa mereka akan menanggung biaya perjalanan, hotel, dan transportasi agar A bisa kembali ke Korea dan menjalani pemeriksaan.

Namun, tawaran tersebut ditolak oleh A. Ia menilai bahwa meski terdengar seperti biaya penuh, kenyataannya penggantian tersebut sangat terbatas dan jauh di bawah jumlah asli yang ia keluarkan, bahkan disebut enam kali lebih kecil dari pengeluaran sebenarnya.

Dengan langkah hukum besar-besaran yang disiapkan, kasus ini diperkirakan akan semakin menyita perhatian publik.

Gugatan senilai miliaran won yang diajukan A pun menandai bahwa konflik antara dirinya dan Song Ha Yoon tidak akan mudah terselesaikan dalam waktu dekat.

×
Berita Terbaru Update