- Susah tidur atau insomnia adalah kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan untuk memulai atau mempertahankan tidur. Situasi ini bisa menimpa siapa saja, termasuk ibu hamil. Menurut penjelasan dari alodokter.com , gangguan tidur menjadi keluhan yang umum dialami wanita hamil, terutama pada trimester pertama.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, masalah insomnia semakin sering muncul. Kondisi ini tidak hanya menurunkan energi, tetapi juga bisa memengaruhi suasana hati dan kesehatan ibu hamil secara keseluruhan.
Menurut informasi dari halodoc.com , penyebab ibu hamil sulit tidur seperti frekuensi buang air kecil yang meningkat, perubahan hormon yang tidak stabil, hingga perasaan cemas atau stres berlebih.
Walau terasa melelahkan, insomnia pada ibu hamil umumnya tidak membahayakan janin di dalam kandungan. Akan tetapi, jika gangguan tidur terjadi terus-menerus hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Berikut ini beberapa cara mengatasi susah tidur pada ibu hamil yang bisa dilakukan.
1. Olahraga Ringan Secara Teratur
Banyak orang mengira bahwa ibu hamil sebaiknya tidak berolahraga. Olahraga ringan justru bermanfaat untuk kesehatan ibu. Aktivitas seperti yoga hamil, jalan santai, berenang, atau senam kehamilan dapat membantu tidur lebih nyenyak, mengurangi sakit punggung, memperbaiki postur tubuh, menjaga mood tetap stabil, serta meningkatkan energi.
2. Minum Segelas Susu Hangat
Segelas susu hangat sebelum tidur bisa menjadi pilihan tepat untuk membantu ibu hamil lebih cepat terlelap. Kandungan asam amino triptofan dalam susu mampu meningkatkan kadar serotonin di otak, yang berperan penting dalam menciptakan rasa rileks dan membuat tidur menjadi lebih nyenyak.
3. Menyediakan Bantal Tambahan
Bantal tambahan dapat membantu ibu hamil merasa lebih nyaman saat beristirahat. Bantal bisa digunakan untuk menyangga perut, menopang punggung, atau diletakkan di antara lutut ketika tidur miring. Kini sudah tersedia bantal khusus ibu hamil di pasaran, tetapi bantal biasa pun tetap bisa digunakan selama posisinya mendukung kenyamanan.
4. Mengatur Asupan Kafein
Minuman berkafein seperti kopi, teh, cokelat, hingga beberapa jenis minuman ringan sebaiknya dihindari menjelang waktu tidur. Kafein dapat memicu insomnia dan membuat ibu hamil lebih sulit terlelap. Mengurangi asupan kafein sepanjang hari bisa membantu meningkatkan kualitas tidur di malam hari.
5. Menentukan Posisi Tidur yang Nyaman
Posisi tidur menjadi salah satu hal penting bagi ibu hamil. Disarankan untuk tidur miring sambil menekuk lutut agar aliran darah tetap lancar. Jika perut sudah semakin besar atau muncul rasa panas di dada, posisi setengah duduk dengan punggung bersandar pada tumpukan bantal bisa menjadi solusi untuk tidur lebih nyaman.
6. Tidur Siang Secukupnya
Apabila tidur malam terasa kurang, ibu hamil bisa menambahkan waktu istirahat dengan tidur siang. Meski begitu, tidur siang sebaiknya dibatasi sekitar 1–2 jam agar tidak mengganggu pola tidur di malam hari. Dengan begitu, kebutuhan istirahat tetap terpenuhi tanpa menimbulkan masalah baru.
7. Pilih Kasur yang Tepat
Kasur dengan kualitas baik berperan penting dalam mendukung tidur yang nyenyak. Kasur yang nyaman dapat membantu tubuh lebih rileks dan mencegah munculnya keluhan, seperti pegal atau sakit punggung. Oleh karena itu, pastikan memilih kasur yang sesuai dengan kebutuhan ibu hamil agar tidur lebih berkualitas.