-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Airbus merilis video sayap eksperimental yang dapat mengubah masa depan penerbangan

Senin, 08 September 2025 | September 08, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-10T02:40:29Z

Airbus telah merilis video yang menunjukkan pemasangan sayap eksperimental eXtra Performance Wing pada jet bisnis Cessna Citation VII , yang akan diubah menjadi laboratorium terbang untuk memvalidasi teknologi baru dalam efisiensi aerodinamis.

Proyek ini merupakan bagian dari program Airbus UpNext, yang diluncurkan pada tahun 2021, dan bertujuan mengembangkan solusi inovatif untuk pesawat komersial generasi berikutnya.

+ Klik di sini untuk menonton video

Sayap baru ini menonjol karena rasio aspek yang besar (17:1) dan ujung sayap yang dapat dilipat. Strukturnya mengintegrasikan sistem pelepas beban otomatis yang terinspirasi dari biomimetika, mampu mengurangi bobot dan meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

+ Penerbangan Rusia menyelesaikan penerbangan perdana Superjet-100 dengan mesin PD-8

Asal-usul dari proyek AlbatrossONE

eXtra Performance Wing berasal dari penelitian sebelumnya Airbus, seperti AlbatrossONE, yang menguji sayap artikulasi semi-elastis. Struktur ini, mirip dengan persendian burung laut, dapat terbuka saat penerbangan untuk mengurangi beban selama hembusan angin atau turbulensi.

Pemasangan dan uji darat

Pekerjaan adaptasi dimulai pada tahun 2024, dengan melepas sayap standar Citation VII dan memasang “blok transisi” khusus yang menghubungkan badan pesawat dengan sayap komposit baru. Setelah perakitan akhir pada Juli 2025, pesawat memulai uji darat, termasuk pemeriksaan kekuatan struktural, aeroelastisitas, serta kinerja sistem kontrol elektrodinamis baru yang menggantikan mekanisme tradisional.

Penerbangan perdana pesawat dengan sayap baru dijadwalkan pada pertengahan 2026, dan kampanye pengujian diperkirakan akan berlangsung hingga akhir tahun yang sama.

Sistem kontrol aktif

Menurut Sébastien Blanc, direktur teknis proyek, tujuan utama bukan hanya membuktikan efisiensi aerodinamis, tetapi juga memvalidasi kinerja sistem kontrol aktif. Di antaranya adalah aileron dengan kemampuan “morphing” (perubahan bentuk) dan spoiler yang dapat ditarik, terhubung ke sensor hembusan angin yang dipasang di bagian depan pesawat.

Persiapan untuk masa depan

Sayap eksperimental ini memiliki bentang sayap 20 meter, namun mewakili versi skala kecil dari sayap masa depan yang dirancang untuk pesawat berbadan sempit, yang dapat mencapai hingga 50 meter. Teknologi ini akan diintegrasikan ke dalam program Wing of Tomorrow, yang akan memandu pengembangan generasi berikutnya dari pesawat Airbus.

Dengan proyek ini, Airbus mengikuti tren yang sama dengan Boeing, yang sudah mengandalkan sayap yang lebih besar dan dengan bentang lebih lebar untuk meningkatkan efisiensi pesawat komersial.

Sumber dan gambar: Airbus. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

×
Berita Terbaru Update