SEPUTAR CIBUBUR -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang menghebohkan publik pada Kamis, 21 Agustus 2025. Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel.
Ia dicokok bersama 10 orang lainnya terkait dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Penangkapan dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB di kantor Kemenaker, Jakarta Selatan.
Berikut rangkuman fakta menarik dari penangkapan ini:
1. Operasi Senyap Sejak Malam Sebelumnya
KPK ternyata sudah mengintai Noel sejak Rabu 20 Agustus 2025 malam. Esok paginya, operasi dilanjutkan di kantor Kemenaker. Noel kemudian digiring ke Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan intensif.
2. Barang Bukti Mengejutkan
Selain menangkap para terduga pelaku, KPK juga menyita puluhan unit mobil, sepeda motor, termasuk motor gede Ducati, serta sejumlah uang tunai yang diduga terkait pemerasan.
Total ada 15 mobil dan 4 motor yang diamankan KPK.
3. Aktivitas Kemenaker Tetap Normal
Meski terjadi OTT, suasana di kantor Kemenaker terpantau normal. Pegawai tetap beraktivitas seperti biasa, layanan publik, termasuk pelayanan K3 di PTSA, tidak terganggu.
4. Aktivitas Noel Sebelum OTT
Sekitar 18 jam sebelum penangkapannya, Noel masih mengunggah video sidak ke pabrik pasta gigi di Depok.
Dalam unggahan itu, ia memprotes manajemen perusahaan yang diduga memberikan cek palsu kepada karyawan untuk pembayaran gaji. Video itu kini menjadi sorotan karena diunggah beberapa jam sebelum ia ditangkap.
5. Kondisi Kesehatan Menurun
Usai diamankan, Noel sempat dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan.
Foto yang beredar menunjukkan dirinya terbaring di ranjang medis dengan alat pemantau jantung dan tekanan darah. Sumber internal menyebutkan kadar gula darah Noel sempat melonjak karena stres.
6. Riwayat Kesehatan
Beberapa kolega Noel mengungkapkan bahwa ia memang memiliki masalah kesehatan.
Bahkan, pada Juli 2025, Noel sempat terlihat menjalani terapi pijat listrik di kantornya untuk menjaga kebugaran.
7. Reaksi Kemenaker dan Keluarga
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebut kasus ini sebagai pukulan berat bagi institusinya. Sementara itu, pihak keluarga Noel, termasuk istrinya, mengaku kaget dan merasa penangkapan tersebut penuh jebakan.
Penetapan status hukum Noel dan pihak lain yang terjaring OTT masih menunggu keputusan resmi KPK, yang memiliki batas waktu 1x24 jam untuk mengumumkan tersangka.***