Itulah Glofish, ikan hias hasil rekayasa genetika yang kini semakin populer di kalangan pecinta akuarium.
Glofish dikenal karena tubuhnya yang bercahaya cerah ketika terkena sinar ultraviolet.
Tidak seperti ikan pada umumnya, Glofish bukanlah spesies alami.
Ikan ini dikembangkan melalui rekayasa genetika dari beberapa jenis ikan hias populer, seperti zebra dan tetra.
Proses penciptaannya melibatkan penyisipan gen khusus dari organisme bercahaya ke dalam tubuh ikan.
Hasilnya, Glofish tampil dengan warna neon menawan seperti merah, hijau, biru, hingga ungu.
Meski memiliki penampilan berbeda, perilaku dan kebiasaan hidup Glofish tetap sama seperti induknya.
Mereka dikenal aktif berenang, hidup berkelompok, serta mudah dipelihara di akuarium.
Perawatan Glofish pun tidak jauh berbeda dengan ikan hias lainnya.
Pemilik hanya perlu memastikan akuarium terawat dengan baik, menjaga kualitas air tetap stabil, serta memberi pakan secara teratur.
Keunikan Glofish inilah yang membuatnya semakin diminati, khususnya bagi pecinta akuarium yang ingin menambahkan nuansa cerah di rumah.
Terkait Glofish ini diunggah melalui akun Facebook Porco Project.***