-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gubernur YSK Perkuat Komitmen Penurunan Stunting, Sasar Anak di Manado dengan Makanan Bergizi

Kamis, 04 September 2025 | September 04, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-05T07:40:33Z

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut kembali menegaskan komitmen dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di daerah.

‎Melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dilaksanakan Aksi Mapalus Cegah Stunting di enam kelurahan di Kota Manado sejak Selasa 2 September 2025.

‎Aksi sosial ini menyasar 15 titik keluarga berisiko stunting (KRS) di Kelurahan Taas, Malendeng, Paniki Dua, Teling Bawah, Mapanget, dan Mapanget Barat.

‎Bantuan yang disalurkan berupa paket nutrisi bergizi seperti telur dan bahan pangan sehat lainnya, sebagai dukungan konkret terhadap tumbuh kembang anak-anak dari keluarga yang masuk kategori berisiko.

‎Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana (Dukcapil-KB) Provinsi Sulut, Christodharma Sondakh serta Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, Jeanny Yola Winokan.

‎Sondakh menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) terhadap generasi masa depan Sulut.

‎“Melalui aksi mapalus, kita bergandeng tangan membantu keluarga berisiko stunting agar anak-anak mereka tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” ujarnya Rabu 3 September 2025 kemarin.

‎Sementara itu, Winokan menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam penanganan stunting. Menurutnya, bantuan nutrisi harus disertai dengan edukasi yang menyentuh langsung keluarga.

‎“Program Genting bukan sekadar memberi bantuan, tapi juga mengedukasi masyarakat tentang gizi seimbang, kesehatan reproduksi, dan pentingnya peran keluarga dalam mencegah stunting,” jelasnya.

‎Selain distribusi bantuan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyuluhan kesehatan ibu dan anak, konseling gizi, serta sosialisasi program KB yang bertujuan untuk mendorong kesejahteraan dan ketahanan keluarga.

‎Pemprov Sulut dan BKKBN berharap, melalui pendekatan kolaboratif seperti ini, angka stunting di Kota Manado khususnya di wilayah sasaran dapat terus ditekan.

‎Lebih dari itu, aksi ini menjadi bagian dari langkah besar menuju terwujudnya generasi emas Sulawesi Utara yang sehat dan berkualitas.***

×
Berita Terbaru Update