-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Harga Emas di Pegadaian Naik Serempak, Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram

Rabu, 22 Oktober 2025 | Oktober 22, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-29T10:00:07Z

PIKIRAN RAKYAT BMR— Harga emas batangan dari tiga merek utama yang dijual di Pegadaian, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, tercatat naik serempak pada perdagangan hari ini.

Kenaikan harga ini memperlihatkan tren positif setelah beberapa hari terakhir harga logam mulia bergerak fluktuatif seiring penguatan harga emas dunia.

Berdasarkan data resmi dari laman Sahabat Pegadaian, harga jual emas Antam kini berada di level Rp2.736.000 per gram, naik sekitar Rp79.000 dari posisi sebelumnya.

Sementara itu, emas UBS turut menguat menjadi Rp2.538.000 per gram, dan emas Galeri24 juga naik tipis menjadi Rp2.510.000 per gram.

“Lonjakan harga hari ini mengikuti pergerakan harga emas global yang kembali menguat akibat kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi internasional,” kata salah satu analis komoditas yang dihubungi secara terpisah.

Harga Emas Berdasarkan Berat

Berikut rincian harga jual logam mulia di Pegadaian per 22 Oktober 2025:

Antam:

0,5 gram – Rp1.424.000

1 gram – Rp2.736.000

5 gram – Rp13.431.000

10 gram – Rp26.802.000

25 gram – Rp66.866.000

50 gram – Rp133.645.000

100 gram – Rp267.204.000

1.000 gram – Rp2.670.360.000

UBS:

0,5 gram – Rp1.372.000

1 gram – Rp2.538.000

5 gram – Rp12.446.000

10 gram – Rp24.761.000

25 gram – Rp61.781.000

100 gram – Rp246.516.000

Galeri24:

0,5 gram – Rp1.317.000

1 gram – Rp2.510.000

5 gram – Rp12.270.000

10 gram – Rp24.474.000

25 gram – Rp61.035.000

100 gram – Rp243.826.000

Kenaikan harga emas ini menjadi kabar baik bagi investor yang sudah memiliki logam mulia dalam portofolionya. Namun bagi calon pembeli, kondisi ini menjadi pertimbangan untuk menentukan waktu pembelian.

Analis memperkirakan harga emas masih berpotensi naik dalam jangka pendek, terutama jika nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah dan inflasi domestik meningkat.

“Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang menarik di tengah ketidakpastian ekonomi global,” tambahnya.***

×
Berita Terbaru Update