Ketahanan atau resiliensi sejati bukanlah sekadar kata-kata manis atau slogan yang tersemat di stiker.
Ketangguhan adalah sisa-sisa yang tetap ada setelah kehidupan mengupas bagian-bagian yang mudah. Anda mungkin sempat terpuruk, terluka, tetapi tetap tegak berdiri dan jujur pada diri sendiri.
Melansir dari Geediting.com Minggu (19/10), ada sepuluh jenis cobaan berat yang jika berhasil Anda lewati, menunjukkan bahwa Anda memiliki jiwa yang benar-benar tangguh.
Ketangguhan ini tidak membuat Anda sempurna, tetapi membuat Anda lebih kuat dan mampu bertahan. Mari kita cermati sepuluh cobaan tersebut.
1. Kehilangan Orang Tercinta Secara Mendadak
Ada kesedihan yang bisa diprediksi, dan ada pula kabar tiba-tiba yang membuat Anda kehilangan pijakan.
Kehilangan mendadak merombak total diri seseorang dan menghancurkan ilusi tentang kontrol penuh.
Jiwa yang tangguh tahu bahwa kesedihan bukanlah masalah yang harus dipecahkan, tetapi sebuah medan yang harus dilalui.
2. Harus Memulai Ulang Keuangan dari Nol
Kehilangan pekerjaan, bisnis gagal, atau tagihan medis yang menumpuk, semua ini menguji karakter seseorang.
Memulai ulang keuangan menuntut Anda untuk menanggalkan rasa malu dan mengambil pekerjaan yang mungkin dianggap sudah tidak selevel lagi.
Ketangguhan finansial juga berarti jujur tentang utang dan tetap percaya pada proses pembangunan kembali.
3. Merawat Seseorang yang Kondisi Fisiknya Menurun
Perawatan adalah kisah cinta yang terukir dalam tindakan sederhana: mengangkat, mencuci, membalikkan badan, dan mengulanginya lagi. Perawatan jangka panjang mengajarkan Anda untuk menerima bantuan dan memaafkan diri sendiri karena ingin beristirahat sejenak. Jika Anda tetap mampu menghadirkan keindahan dalam situasi sulit, itu adalah kekuatan yang sunyi dan luar biasa.
4. Mengakhiri Hubungan yang Keliru Walau Lebih Mudah Bertahan
Mengakhiri hal yang salah jauh lebih sulit daripada memulai hal yang benar dalam hidup. Jiwa yang tangguh belajar membedakan antara kerja keras yang bermanfaat dan hubungan yang merugikan diri. Anda memilih kedamaian yang berharga, bahkan jika itu berarti harus membangun ulang hidup Anda dari awal lagi.
5. Menghadapi Diagnosis Penyakit Sendiri
Penyakit serius dapat mengubah seluruh rencana hidup Anda secara drastis. Kemenangan pertama adalah mengakui rasa takut tanpa membiarkannya mengendalikan Anda sepenuhnya. Ketangguhan itu terajut saat Anda tetap menemukan alasan untuk berterima kasih pada hal-hal kecil, meskipun harus menangis di tempat parkir.
6. Mendampingi Krisis yang Dialami Anak
Anak yang bermasalah—seperti kecanduan atau depresi—memaksa Anda memilih antara citra diri yang baik atau kasih sayang sejati. Orang tua tangguh melepaskan harapan akan kesempurnaan dan berjuang demi masa depan anak mereka. Ini menuntut konsistensi tanpa henti dan menetapkan batasan yang menyakitkan namun diperlukan.
7. Melakukan Kesalahan Publik dan Memperbaikinya
Di zaman yang sering mengamplifikasi kesalahan, jiwa yang tangguh memilih untuk memperbaiki keadaan. Mereka mengakui kesalahan, menanyakan cara memperbaikinya, dan melakukan pekerjaan perbaikan yang membosankan dari waktu ke waktu. Jika Anda meminta maaf tanpa mengharapkan pujian, Anda telah memenangkan kekuatan yang lebih abadi dari berita.
8. Berhasil Keluar dari Kecanduan atau Pola Merusak
Tidak semua penjara memiliki jeruji, beberapa di antaranya adalah kebiasaan buruk yang Anda simpan. Keluar dari kecanduan membutuhkan kejujuran yang brutal dan kelembutan pada diri sendiri. Anda rela membuat hidup Anda lebih kecil untuk sementara waktu agar bisa menjadi lebih besar di kemudian hari.
9. Memulai Hidup Baru di Tempat yang Sama Sekali Asing
Imigrasi atau pindah tempat tinggal yang drastis menguji kembali identitas diri Anda. Ketika tidak ada yang mengenal gelar lama Anda, Anda dipaksa untuk menjadi baru atau memilih untuk menjadi getir. Jiwa yang tangguh membangun rasa memiliki secara bertahap, satu pertemanan dan satu kebiasaan yang disukai.
10. Hidup di Tengah Ketidakpastian Jangka Panjang
Kasus hukum yang berlarut-larut, ketidakpastian pekerjaan, atau pandemi, semua ini menguras perhatian Anda. Orang yang tangguh tidak menunggu kepastian untuk memberikan izin mereka hidup. Mereka membangun rutinitas sementara dan menjaganya dengan teguh.
Ketahanan sejati bukanlah tidak adanya rasa sakit, tetapi bagaimana Anda mempertahankan sikap dan kehormatan diri. Jika Anda berhasil melalui salah satu cobaan ini dan tetap menjaga kebaikan, Anda memiliki jiwa yang tangguh. Kekuatan ini tidak perlu diumumkan, ia terlihat dari cara Anda bersikap saat ini.
Ketangguhan terlihat saat Anda menjadi lebih tenang, lebih ramah, dan lebih fokus pada apa yang benar-benar penting. Ini memungkinkan Anda membangun kehidupan yang mampu menampung kebahagiaan ketika ia kembali lagi, yang pasti akan terjadi.