-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Robotaxi Tesla Cybercab Masuk Tahap Akhir: Uji Tabrak di Giga Texas, Siap Diproduksi Massal 2026

Selasa, 14 Oktober 2025 | Oktober 14, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-14T03:40:19Z
IT Home melaporkan perkembangan signifikan dari proyek taksi otonom Tesla, Cybercab.

Sumber informasi Joe Tegtmeyer melalui platform X (sebelumnya Twitter) mengumumkan bahwa prototipe Cybercab telah memasuki tahap persiapan produksi massal dan saat ini sedang menjalani uji tabrak internal di Gigafactory Texas.

Sebuah video udara yang diambil pada 10 Oktober di pabrik Giga Texas memperlihatkan purwarupa Cybercab sedang diuji.

Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar proses rekayasa akhir dan pengujian produksi telah selesai di Fremont, California, dan kini Cybercab bersiap memasuki tahap finalisasi di pabrik Texas.

Cybercab dirancang sebagai kendaraan yang sangat berbeda dan dioptimalkan sepenuhnya untuk mengemudi otonom.

Kendaraan ini hanya memiliki dua kursi, dan yang paling radikal, tidak dilengkapi dengan setir maupun pedal.

Pengoperasiannya sepenuhnya mengandalkan perangkat lunak Full Self-Driving (FSD) Robotaxi milik Tesla.

Menurut jadwal yang telah diungkapkan Tesla sebelumnya, produksi Cybercab terus berjalan stabil.

Travis Axelrod, kepala hubungan investor Tesla, menyatakan pada bulan April bahwa Cybercab pertama akan keluar dari jalur produksi pada akhir kuartal kedua tahun ini, dan instalasi peralatan besar-besaran di Gigafactory Texas berjalan sesuai rencana, membuka jalan bagi produksi massal pada tahun 2026.

Untuk mencapai target ambisius memulai produksi massal pada 2026 dan menargetkan kapasitas produksi tahunan mencapai 4 juta kendaraan, Tesla memperkenalkan proses manufaktur revolusioner yang disebut "unboxed" untuk Cybercab.

Proses "unboxed" ini membalik model jalur produksi otomotif tradisional, di mana berbagai bagian kendaraan (seperti bagian depan, belakang, dan sasis) diproduksi dan dirakit secara paralel sebelum dilakukan perakitan akhir.

Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi secara drastis untuk mencapai target produksi masif.***

×
Berita Terbaru Update