– Mikel Arteta akan segera menandai enam tahun masa kepemimpinannya sebagai manajer Arsenal pada Desember 2025.
Sejak ditunjuk pada 22 Desember 2019, pelatih asal Spanyol itu membawa ambisi besar untuk mengembalikan kejayaan The Gunners.
Meski belum banyak trofi yang diraih, sejumlah fakta menarik menandai kiprahnya bersama klub asal London Utara tersebut, seperti dilansir dari laman Flashscore pada Rabu (12/11).
- 6 Tahun Kepemimpinan di Arsenal
Mikel Arteta diangkat sebagai pelatih kepala Arsenal pada Desember 2019 menggantikan Unai Emery. Ia datang dengan visi membangun kembali kejayaan klub yang sempat redup setelah era Arsène Wenger. Dalam waktu hampir enam tahun, Arteta berhasil mengembalikan karakter permainan menyerang dan disiplin taktik ke tubuh The Gunners.
- Minim Trofi Besar Meski Bermain Konsisten
Selama masa kepemimpinannya, Arsenal baru meraih satu Piala FA dan dua Community Shield. Meski begitu, tim tetap menjadi salah satu yang paling konsisten dan atraktif di Eropa. Keindahan permainan dan struktur taktik Arteta terus mendapat apresiasi, walau belum diikuti kesuksesan besar di liga utama.
- Catatan 183 Kemenangan dari 307 Laga
Mikel Arteta telah memimpin Arsenal dalam 307 pertandingan di semua kompetisi dengan 183 kemenangan, 57 hasil imbang, dan 67 kekalahan. Catatan ini menunjukkan rasio kemenangan di atas 50% sepanjang masa kepemimpinannya. Dalam periode itu, Arsenal juga mencatat 100 kemenangan kandang yang menunjukkan kestabilan performa di Emirates Stadium.
- Skuad Berkualitas dan Bernilai Tinggi
Di bawah Arteta, Arsenal membangun skuad muda yang kompetitif dengan pemain seperti Bukayo Saka, Martin Ødegaard, William Saliba, dan Declan Rice. Para pemain ini menjadi inti proyek jangka panjang klub untuk bersaing di level tertinggi. Arteta berhasil menciptakan tim yang berkarakter dan solid di semua lini.
- Perkembangan Lini Pertahanan yang Luar Biasa
Musim 2025/26 menandai peningkatan signifikan di sektor pertahanan Arsenal. Klub mencatat delapan laga beruntun tanpa kebobolan di semua kompetisi, menyamai rekor 122 tahun lalu. Ketangguhan lini belakang ini menjadikan The Gunners sebagai salah satu tim paling sulit dikalahkan di Eropa.
- Dominasi Gol dari Bola Mati
Salah satu perubahan mencolok di bawah Arteta adalah efektivitas dalam situasi bola mati. Arsenal telah mencetak 11 gol dari skema ini pada musim 2025/26, terbanyak di Liga Inggris sejauh ini. Hal tersebut menjadi bukti peningkatan taktik dan fisik yang membuat tim lebih berbahaya.
- Harapan Baru Menuju Kejayaan
Dengan persentase kemenangan mencapai 82,3% musim ini, Arsenal menunjukkan kestabilan luar biasa. Meski cedera pemain sempat mengganggu, performa mereka tetap konsisten menghadapi tekanan dari Manchester City. Jika mampu mempertahankan tren positif, Arteta berpeluang membawa Arsenal meraih trofi besar dan memperpanjang era suksesnya di London Utara.