- Kursus kepelatihan lisensi D PSSI Volume 4 yang digelar sejak Sabtu (8/11) hingga Kamis (13/11) di Bali United Training Center resmi meluluskan 27 pelatih baru.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Bali United bersama PSSI untuk memperbanyak jumlah pelatih berlisensi demi percepatan perkembangan sepak bola nasional.
Kegiatan yang berlangsung selama enam hari ini merupakan rangkaian lanjutan dari program lisensi kepelatihan Bali United dan PSSI yang sudah berjalan sejak awal 2025.
Selama satu tahun penuh, program ini konsisten melahirkan pelatih-pelatih baru dari berbagai daerah.
Salah satu Coach Educator, I Gde Mahatma Dharma (Coach Dede), menjelaskan bahwa Indonesia masih membutuhkan banyak pelatih berkualitas agar pembinaan sepak bola berjalan lebih merata.
“Kami bersama PSSI punya target menyamai standar Jepang, yaitu rasio 1:500 antara pelatih dan pemain. Sejak awal tahun hingga November ini, jumlah pelatih baru yang berlisensi terus bertambah signifikan,” jelas Coach Dede.
Ia menegaskan, keberadaan pelatih berlisensi sangat krusial dalam membentuk pondasi pemain muda yang kompeten dan siap bersaing.
Sejauh ini, Bali United Training Center telah menjadi tuan rumah empat gelombang kursus lisensi D kategori umum.
Selain itu, pusat pelatihan ini juga bekerja sama dengan TNI AD untuk satu program khusus, serta menggelar kursus kepelatihan wanita bersama PSSI Pusat.
Jika dijumlahkan, sepanjang 2025 telah lahir hampir 300 pelatih baru, baik laki-laki maupun perempuan.
Menurut Coach Dede, salah satu faktor yang membuat program ini diminati adalah biaya yang lebih terjangkau.
“Dengan biaya satu juta rupiah, banyak pelatih di daerah yang terbantu untuk bisa mendapatkan lisensi kepelatihan," bebernya.
"Harapannya, pelatih-pelatih ini dapat berkontribusi memajukan sepak bola Indonesia,” tambahnya.
Dengan semakin banyaknya pelatih yang tersertifikasi, pembinaan usia dini di berbagai daerah diharapkan dapat berkembang lebih cepat.
Ekosistem sepak bola yang kuat di akar rumput akan melahirkan lebih banyak pemain berbakat yang mampu memperkuat klub-klub Indonesia, termasuk Bali United, serta Timnas Indonesia di masa depan. ***