-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Cloudflare Akui Gangguan Global Akibat Kesalahan Internal,CTO: Kami Gagal Melayani Internet

Kamis, 20 November 2025 | November 20, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-22T09:15:17Z

Chief Technology Officer (CTO) Cloudflare, Dane Knecht, menyampaikan permintaan maaf atas gangguan besar yang membuat sejumlah layanan internet global tumbang pada Selasa (18/11/2025) malam.

Dalam pernyataannya, Knecht menegaskan bahwa insiden tersebut sepenuhnya disebabkan oleh kesalahan internal.

“Kami gagal melayani pelanggan dan internet secara luas,” tulis Knecht, sebagaimana dihimpun dari TomsHardware.

Ia menjelaskan bahwa permasalahan itu dipicu oleh perubahan konfigurasi rutin yang memunculkan bug laten pada lapisan mitigasi bot Cloudflare.

“Sebuah bug laten pada layanan yang mendasari kemampuan mitigasi bot kami mulai crash setelah perubahan konfigurasi rutin. Hal ini memicu degradasi layanan secara luas ke jaringan dan layanan lainnya. Ini bukan serangan,” tambahnya.

Kronologi Gangguan Cloudflare

Laporan internal Cloudflare menyebut gangguan mulai terdeteksi sekitar pukul 11.48 UTC, ketika sistem mencatat “penurunan layanan internal”.

Seiring masalah menyebar, keluhan dari pengguna internet di berbagai platform meningkat.

Cloudflare menjadi tulang punggung bagi banyak perusahaan global, termasuk X, ChatGPT, Shopify, Sora, Truth, Clalude, hingga Canva.

Akibatnya, saat infrastruktur Cloudflare terganggu, berbagai platform tersebut sempat menampilkan pesan galat dan tidak dapat diakses.

Cloudflare mulai melakukan pemulihan pada pukul 14.42 UTC.

Meski perbaikan inti berjalan, sejumlah fitur dashboard seperti analitik dan error logging dilaporkan masih mengalami degradasi hingga sore hari.

Dampak di Indonesia

Di Indonesia, gangguan Cloudflare mulai dirasakan pada Selasa (18/11/2025) pukul 19.27 WITA.

Berdasarkan pantauan situs Downdetector, laporan awal tercatat sebanyak 457.

Jumlah ini sempat turun, namun kembali melonjak menjadi 1.451 laporan pada pukul 20.57 WIB sebelum akhirnya berangsur menurun.

Dari penelusuran Tribun Toraja, sejumlah layanan yang terdampak seperti X/Twitter, Canva, dan ChatGPT sudah kembali normal dan bisa diakses setelah perbaikan dilakukan.

Gangguan serupa juga dilaporkan di Amerika Serikat pada waktu yang hampir bersamaan, yaitu sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

Penyebab Gangguan Menurut Cloudflare

Cloudflare menjelaskan bahwa lapisan mitigasi bot — termasuk Turnstile dan verifikasi JavaScript — berada langsung di jalur utama lalu lintas data menuju berbagai situs serta API besar.

Ketika lapisan ini mengalami crash, dampaknya langsung dirasakan secara luas di seluruh dunia.

Cloudflare menegaskan bahwa layanan utama seperti CDN maupun DNS tidak terkena dampak secara langsung.

Namun karena banyak sistem melewati jalur mitigasi bot, akses ke platform yang bergantung pada infrastruktur Cloudflare terpengaruh otomatis.

Cloudflare dikenal sebagai penyedia infrastruktur internet yang memberikan proteksi terhadap serangan siber sekaligus menjaga stabilitas situs saat menghadapi lonjakan trafik.

(*)

×
Berita Terbaru Update