-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dari Rumah Kecil, Lahir Optimism Is Power

Minggu, 02 November 2025 | November 02, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-03T09:30:19Z

Setiap rumah punya cerita.Dan dari rumah kecil kami di Bekasi, saya belajar arti besar dari sebuah kata sederhana: optimisme.

Buku saya, Optimism is Power, tidak lahir dari seminar atau ruang teori,

tapi dari ruang keluarga --- dari tawa, tangis, kegagalan, dan keberanian anak-anak saya menulis kisahnya sendiri.

Empat anak, empat jalan hidup, satu benang merah: mereka semua percaya bahwa gagal bukan alasan untuk berhenti, tapi undangan untuk mencoba lagi dengan cara lain.

Empat Jalan, Satu Semangat

Putra pertama kini menyelesaikan Master Degree di Manchester, Inggris.

Putra kedua, tanpa banyak bicara, berhasil lolos seleksi Bank BUMN nasional.

Putra ketiga menempuh degree program di San Jos State University, Amerika Serikat.

Dan si bungsu, Gendhis Zhillan Qamarinna, baru saja mengukir prestasi sebagai Winner Putri Batik Cilik Indonesia 2025 di Gedung Usmar Ismail, Jakarta.

Keempat anakku bukan tidak pernah gagal.

Justru karena pernah jatuh, mereka belajar bangkit dengan cara yang lebih bijak.

Ada yang gagal di ujian pertama, ada yang tidak diterima di kampus impian, ada yang sempat kehilangan arah.

Namun kegagalan itu tidak membuat mereka berhenti --- justru menuntun mereka menemukan jalan lain untuk tetap berjuang.

Dan mungkin di situlah letak sejati dari Optimism is Power --- bukan tentang tidak pernah kalah, tetapi tentang tidak berhenti mencoba meski kalah.

Kemenangan yang Lahir dari Disiplin dan Doa

Gendhis menempuh jalannya sendiri --- bukan lewat angka akademik, tapi lewat panggung budaya dan fashion.

Dalam ajang nasional Putri Batik Cilik Indonesia 2025, ia tampil dengan tenang menjawab pertanyaan juri dengan baik :

"Batik is not only a pattern, it's a story --- the story of our people, our heart, and our culture."

Kalimat itu sederhana, tapi menyentuh hati.

Ia tidak sedang berkompetisi, ia sedang menyampaikan pesan: bahwa budaya bisa hidup di tangan generasi muda yang percaya diri dan berakar.

Namun di balik panggung itu ada banyak pagi yang dimulai lebih cepat, malam yang berakhir lebih larut, dan lelah yang tidak sempat diucapkan.

Kadang tubuhnya kalah tenaga, tapi semangatnya tak pernah padam.

Ia belajar mengatur waktu antara sekolah, latihan, kegiatan sosial, dan menjaga stamina.

Dan saya pun belajar darinya --- bahwa semangat bukan tentang kuatnya tubuh, tapi konsistensi hati untuk terus melangkah.

Optimisme yang Bekerja, Bukan Berteriak

Optimism is Power adalah buku yang saya tulis dari kehidupan nyata.

Ia bukan kumpulan teori motivasi, melainkan catatan tentang bagaimana optimisme bekerja dalam diam.

Tentang anak-anak yang memilih fokus, bukan viral.

Tentang orang tua yang belajar sabar, bukan menyerah.

Tentang bangsa yang seharusnya dibangun bukan oleh kemarahan, tapi oleh keyakinan bahwa setiap orang punya peran untuk memperbaiki sesuatu.

Buku ini saya persembahkan untuk anak-anak Indonesia, Rakyat Indonesia, untuk ASN, untuk Polri dan militer,

untuk siapa pun yang hari ini merasa lelah tapi masih ingin percaya bahwa negeri ini bisa diperbaiki.

Karena optimisme bukan pilihan mewah, melainkan kebutuhan agar hati tetap hidup di tengah dunia yang bising.

Seruan untuk Generasi Muda

Di luar sana, saya sering bertemu anak-anak muda yang menatap tajam --- tapi kosong.

Ketika ditanya tentang cita-cita, mereka menjawab singkat: "Worry."

Kegelisahan mereka nyata. Tentang masa depan, pekerjaan, biaya hidup, bahkan tentang arah hidup.

Sebagian melarikan diri ke warung kopi atau kafe ber-WiFi gratis, menghabiskan waktu dengan tawa kecil, namun menyembunyikan rasa cemas yang besar.

Padahal di balik tatapan kosong itu, masih ada bara kecil yang bisa menyala.

Mereka hanya perlu diingatkan bahwa optimisme bukan naif --- tapi keberanian untuk mulai lagi, bahkan setelah gagal.

Maka izinkan saya menulis bukan untuk menggurui,

tapi untuk menyapa mereka yang sedang mencari arah:

Sudah saatnya berdiri dan berkata lantang --- Optimism is Power!

Karena dari rumah kecil mana pun,

Indonesia yang besar selalu lahir dari orang-orang yang percaya,

bahwa harapan tidak boleh mati.

Tentang Buku:

Optimism is Power: Dari Kegaduhan Menuju Inovasi, Hindari Tenggelam Dalam Distraksi

Penulis: H. Abdul Wahid Azar, S.H., M.H.

Penerbit: Samudra Biru

Cetakan I: November 2025

Halaman: XVI + 412 Halaman

×
Berita Terbaru Update