Ringkasan Berita:
- DPRD Kota Bekasi bertemu Yayasan Sahabat Perempuan Bekasi dan Insan Madani Al Huda untuk membahas isu pemberdayaan perempuan dan pemerataan kesehatan.
- Ketua DPRD Sardi Efendi menegaskan komitmen menindaklanjuti aspirasi dan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
- Pemberdayaan perempuan dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan pembangunan Kota Bekasi.
, BEKASI TIMUR –-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi melakukan pertemuan dengan dua yayasan untuk membahas sejumlah isu krusial.
Dua yayasan tersebut adalah Sahabat Perempuan Bekasi dan Insan Madani Al Huda.
Pertemuan yang digelar di Aula Lantai III DPRD Kota Bekasi, Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 09.30 WIB itu dihadiri Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, serta anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Marlina.
“Dua isu krusial itu meliputi peningkatan peran dan kebijakan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor, serta upaya pemerataan kesehatan demi kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi secara menyeluruh,” kata Sardi, dikutip Rabu (19/11/2025).
Sardi menegaskan pihaknya berkomitmen menjadikan aspirasi tersebut sebagai perhatian serius. Ia menilai kolaborasi menjadi kunci dalam mendorong pembangunan daerah.
“Sebab peran perempuan sangat krusial dalam pembangunan. Mari terus berkolaborasi untuk Kota Bekasi yang lebih baik,” ujarnya. (m37/*)