OKE FLORES.COM - Gelombang serangan phishing kembali menyasar para guru di seluruh Indonesia.
Kali ini, modusnya berkedok situs Info GTK palsu yang mengiming-imingi akses cepat untuk mengecek tunjangan profesi guru (TPG).
Padahal, tautan tersebut justru menjebak pengguna dan mencuri data pribadi.
Kementerian Pendidikan telah mengingatkan agar para guru lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan digital yang meniru tampilan situs resmi GTK.
Ciri-Ciri Link Info GTK Palsu yang Wajib Diwaspadai
-
Domain mencurigakan
Situs resmi Info GTK hanya menggunakan domain dikdasmen.go.id.
Jika tautan memakai domain seperti .my.id, .xyz, .blogspot, atau domain tak resmi lainnya — jangan dibuka!
-
Tampilan mirip tapi tidak identik
Banyak situs palsu yang meniru logo, warna, dan tata letak laman GTK. Namun jika diperhatikan, akan tampak perbedaan pada menu, jenis huruf, atau tombol yang tidak berfungsi .
-
Meminta data sensitif
Situs resmi tidak pernah meminta nomor rekening, PIN, OTP, atau kata sandi pribadi . Bila ada permintaan seperti itu, bisa dipastikan itu modus penipuan .
-
Dikirim melalui pesan pribadi atau grup WhatsApp
Perlu diingat, informasi resmi hanya diumumkan lewat situs GTK dan dashboard PTK , bukan melalui pesan broadcast, grup WA, atau media sosial.
Cara Aman Mengecek Status TPG
Agar tidak tertipu, berikut langkah aman untuk mengecek status Tunjangan Profesi Guru (TPG) :
-
Ketik langsung alamat resmi: https://info.gtk.dikdasmen.go.id/
-
Login menggunakan akun SIMPKB atau Dapodik yang telah terintegrasi.
-
Pastikan ada ikon gembok (HTTPS) di kolom alamat sebagai tanda situs aman.
-
Hindari login menggunakan jaringan Wi-Fi publik .
-
Selalu gunakan browser dan antivirus versi terbaru untuk perlindungan maksimal.
Mengapa Guru Jadi Target?
Guru sering menjadi sasaran karena data mereka tersimpan dalam berbagai sistem pendidikan seperti Dapodik dan SIMPKB yang berisi informasi pribadi serta rekening tunjangan.
Rendahnya literasi digital juga membuat sebagian guru mudah percaya dengan tampilan situs yang tampak “resmi”.
Oleh karena itu, edukasi keamanan digital menjadi sangat penting agar tenaga pendidik tidak mudah tertipu.
Jika Sudah Terlanjur Klik Link Palsu, Segera Lakukan Ini!
-
Ganti semua password akun GTK, SIMPKB, dan email yang terhubung.
-
Laporkan kejadian ke dinas pendidikan atau operator sekolah agar segera diantisipasi.
-
Hapus cache dan history browser .
-
Scan perangkat menggunakan antivirus untuk mendeteksi kemungkinan malware.
-
Pantau aktivitas rekening bank dan email secara berkala untuk mencegah penyalahgunaan data.
Modus phishing semakin canggih dan sulit dibedakan dari situs asli.
Karena itu, kewaspadaan dan kebiasaan digital yang aman menjadi tameng utama bagi para guru.
Jangan pernah tergoda dengan tautan yang “terlihat resmi”, dan biasakan mengakses situs pemerintah dengan cara mengetik alamat langsung di browser.***