CILACAP, – Operasi pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (19/11/2025), telah memasuki hari ketujuh. Hingga kini, masih terdapat lima korban yang belum ditemukan.
Operasi pencarian masih berpeluang diperpanjang apabila seluruh korban belum berhasil ditemukan.
"Ini waktunya diperpanjang 3 hari," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, usai memimpin apel di lokasi longsor, Rabu.
Dengan kerja keras tim SAR gabungan, Tito berharap seluruh korban dapat segera ditemukan.
"Kita doakan mudah-mudahan yang lima lagi dapat segera ditemukan untuk diserahkan kepada keluarganya," ujar Tito.
Perpanjangan Operasi Menunggu Evaluasi
SAR Mission Coordinator (SMC) Muhamad Abdullah menyampaikan bahwa keputusan perpanjangan operasi pencarian akan bergantung pada hasil pencarian hari ini.
"Kami akan memaksimalkan operasi SAR hari ini. Apabila belum ditemukan maka kami lakukan evaluasi hari ini, ada kemungkinan diperpanjang," kata Abdullah.
Fokus Pencarian di Tiga Worksite
Operasi SAR hari ini difokuskan pada tiga titik utama: worksite A1, B1, dan B2.
Menurut Abdullah, masing-masing lokasi masih memiliki korban tertimbun:
- A1: 1 korban
- B1: 3 korban
- B2: 1 korban
Untuk mempercepat pencarian, tim memanfaatkan berbagai metode dan peralatan:
- Drone untuk asesmen awal potensi longsoran dan area patahan yang berbahaya
- Anjing pelacak (K9) untuk mendeteksi titik lokasi korban
- Alat berat untuk mempercepat proses penggalian material
- Alkon dan peralatan ekstrikasi manual maupun modern untuk memaksimalkan pencarian di area sulit