-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Munas I Partai Berkarya tetapkan Muchdi PR jadi Ketua Umum Periode 2025-2030

Senin, 03 November 2025 | November 03, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-05T08:05:03Z
PORTAL LEBAK - Mayjen TNI (Purn) Muchdi Purwoprandjono (PR) terpilih secara aklamasi untuk posisi Ketua Umum Partai Berkarya untuk periode 2025-2030 dalam Musyawarah Nasional (munas) I yang berlangsung dari 30 Oktober hingga 1 November 2025 di Jakarta.

Dalam sambutan penutup Munas, Muchdi PR mengungkapkan bahwa munas I merupakan momentum untuk mengangkat kembali partai demi masa depan politik Indonesia yang lebih bersih dan beretika.

"Kita akan meninggalkan masa lalu dan menyongsong masa depan dengan semangat yang baru," jelasnya dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, pada hari Minggu 2 November 2025.

Dia menegaskan bahwa Partai Berkarya bukan sekadar entitas politik, melainkan tempat perjuangan bagi bangsa.

"Kita akan berkontribusi, bukan untuk kepentingan segelintir orang, melainkan untuk rakyat dan negara Indonesia," tambahnya.

Munas I ini dihadiri oleh 38 Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari masing-masing Provinsi, serta 416 Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari Kabupaten/Kota se-Indonesia ditambah dengan partisipasi dari DPP, organisasi sayap, dan kader senior.

Proses pemilihan ketua umum dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Irmanjaya Thaher yang juga bertugas sebagai pimpinan sidang pleno paripurna.

Irmanjaya mengungkapkan bahwa hasil Munas I ini akan segera didaftarkan dan dilaporkan kepada Kementerian Hukum (Kemenkum) serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai bagian dari penguatan hukum dan administratif partai.

"Keputusan yang diambil dalam munas ini sah, konstitusional, dan demokratis. Semua peserta hadir baik secara fisik maupun daring dengan mandat yang valid. Dengan energi baru, kita akan menjadikan Partai Berkarya sebagai suara bagi bangsa," ujarnya.

Dalam munas I juga diputuskan untuk mengganti lambang Partai Berkarya dari pohon beringin menjadi burung elang garuda berkepala emas. Simbol baru ini melambangkan visi kemandirian, kekuatan, dan keberanian dalam memperjuangkan kepentingan rakyat serta menjaga kedaulatan negara.

"Elang menjadi simbol kejayaan, keberanian, dan pengabdian. Ia terbang tinggi dengan penglihatan yang tajam memandangi masa depan bangsa," tutur Irmanjaya.

Selain itu, munas I juga menetapkan mars Partai Berkarya berjudul "Bangkitlah Berkarya untuk Indonesia" serta hymne Partai Berkarya "Berkarya untuk Suara Bangsa".

Sementara itu, arah dan keputusan strategis dalam munas I adalah menyusun program kerja nasional untuk 2025-2030 yang mengutamakan konsolidasi organisasi, kaderisasi politik, dan digitalisasi partai; serta menetapkan slogan baru "Partai Berkarya, Suara Bangsa".

Selanjutnya, menegaskan komitmennya untuk menjadi peserta Pemilu 2029 dengan target penempatan kader di DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dan posisi eksekutif daerah; serta menginstruksikan konsolidasi nasional secara bertahap hingga tingkat kecamatan dan desa dalam waktu enam bulan setelah munas. ***

×
Berita Terbaru Update