Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira mengatakan, pihaknya terus berupaya mengurai persoalan sampah yang juga dihadapi daerah se-Bandung Raya.
“Kita ketahui bersama, hari demi hari TPA Sarimukti mengalami overload. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga terus berupaya agar TPA Sarimukti tetap bisa digunakan oleh kabupaten/kota di wilayah Bandung Raya, salah satunya dilakukan pembatasan tonase," ujarnya pada acara Edukasi Program Iklim 2025 di Mal Pelayanan Publik Kota Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Rabu 29 Oktober 2025.
Kota Cimahi masih mencari lokasi untuk TPST di Cimahi Selatan. Namun diakui rencana tersebut masih menghadapi kendala ketersediaan lahan.
"Pemkot Cimahi saat ini tengah mencari lokasi yang tepat agar pembangunan bisa segera direalisasikan. Memang mencari lahan untuk TPST cukup sulit, jadi sementara ini kami berencana menyewa lahan bekas pabrik di wilayah Cimahi Selatan," katanya.
Dia mengklaim, proses pencarian lahan sedang berjalan. "Semoga di tahun anggaran 2025 bisa terealisasi sehingga di tahun depan bisa penyediaan peralatan agar proses pengelolaan sampah di TPST bisa berjalan," katanya.
Saat ini pengolahan sampah di TPST Santiong mencapai 35 ton per hari dan terus dioptimalkan hingga 50 ton dengan hasil berupa refuse derived fuel (RDF). "Jadi pengolahan sampah tidak hanya ada di TPST Santiong, tetapi juga ada di wilayah selatan," ucapnya.***