Mobil tersebut sebelumnya dilimpahkan Kodim 1605 Belu pada 28 Oktober 2025 lalu.
Mobil dump truck berwarna kuning tersebut merupakan hasil penggagalan gabungan intelijen TNI di PLBN Motaain pada Jumat 3 Oktober 2025 lalu.
Pengembalian mobil tersebut menimbulkan kekecewaan Kodim 1605 Belu sebagai pihak yang melimpahkan ke Polres Belu.
"Kami pertanyakan pengembalian tersebut sebab mobil tersebut kami amankan sebab diduga memiliki dokumen yang tak benar saat ekspor melintas ke Timor Leste melalui PLBN Motaain," ungkap Pasiintel Kodim 1605 Belu, Marcelus Tobu, Kamis 13 Nopember 2025 usai mendatangi Polres Belu.
"Dalam waktu dekat kami akan membuat laporan baru," tandasnya.
Kapolres Belu yang dikonfirmasi melalui Kasat Lantas Belu IPTU Muhammad Putra Ramdhoni hingga berita ini diturunkan saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan. ***