-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ancol (PJAA) Bidik Kunjungan Capai 800.000 di Pekan Libur Nataru

Selasa, 02 Desember 2025 | Desember 02, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-03T05:50:52Z

, JAKARTA – Emiten pengelola taman rekreasi PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. ( PJAA ) menargetkan 750.000-800.000 pengunjung pada pekan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Perseroan optimistis periode musim liburan ini akan mampu menggenjot kinerja akhir tahun.

Direktur Pembangunan Jaya Ancol Daniel Nainggolan menyebut pihaknya menargetkan 750.000-800.000 pengunjung pada pekan libur Nataru 2025. Bahkan, Daniel memprediksi pendapatan pada musim libur Nataru mampu berkontribusi 10% terhadap total pendapatan perseroan.

"Ancol menargetkan 750.000 sampai 800.000 pengunjung di pekan libur Nataru 2025. Pendapatan tersebut diproyeksikan memberikan kontribusi sekitar 10% terhadap pendapatan perseroan," katanya kepada Bisnis, Senin (1/12/2025).

Di tengah lesunya kinerja keuangan Ancol per September 2025, momentum ini mendorong optimisme perseroan untuk mampu mencapai target keuangan yang telah ditetapkan.

Berdasarkan laporan keuangan PJAA, perseroan mencatatkan pendapatan senilai Rp798,52 miliar pada kuartal III/2025, susut 9,40% YoY dari Rp881,44 miliar pada periode yang sama 2024.

Susutnya pendapatan PJAA sejalan dengan menurunnya pendapatan perseroan di berbagai segmen penjualan. Pada segmen pariwisata, misalnya, PJAA membukukan pendapatan yang susut 40,28% yoy menjadi Rp567,76 miliar per kuartal III/2025.

Begitu juga dengan segmen real estat yang mencatatkan pendapatan Rp180,07 miliar pada kuartal III/2025, susut dari Rp223,90 miliar pada akhir 2024. Segmen perdagangan dan jasa juga menyusut menjadi Rp155,98 miliar pada periode ini.

Alhasil, setelah dikurangi berbagai beban dan pajak, PJAA hanya mampu mencatatkan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih senilai Rp58,62 miliar pada kuartal III/2025. Torehan tersebut berkurang sebesar 41,72% YoY dari Rp100,59 miliar pada periode yang sama 2024.

Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia emiten pariwisata seperti PJAA memang sensitif terhadap musim liburan sebagai salah satu pengelola taman rekreasi terbesar di kawasan Jakarta yaitu Dunia Fantasi (Dufan) dan Ancol.

“Kalau yang langsung sensitif ke musim liburan, memang namanya lekat dengan PJAA yang mampu jadi play taktis karena traffic taman rekreasi dan resort biasanya melonjak. Tapi risikonya memang lebih besar karena saham tidak likuid dan laporan keuangannya tidak sekinclong peers,” kata Liza Camelia, Senin (1/12/2025).

Namun, secara umum dia menjelaskan masyarakat sepertinya akan tetap menyisihkan anggaran untuk libur akhir tahun, sehingga pelemahan daya beli tidak sepenuhnya menghambat potensi pemulihan kinerja emiten pariwisata.

Liza menilai segmen menengah ke atas akan menjadi penopang utama permintaan pariwisata, terutama di destinasi besar seperti Bali dan Jakarta. Okupansi serta pendapatan hotel di daerah tersebut diperkirakan meningkat seiring naiknya mobilitas wisatawan pada periode libur panjang.

Disclaimer : berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

×
Berita Terbaru Update