- Jelaskan bagaimana konsep iman, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS), serta amal seharusnya menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
Soal diatas sebenarnya belum lengkap sehingga diperlukan penjelasan tambahan agar konteksnya dapat dipahami dengan tepat.
Oleh karena itu artikel ini akan memuat bentuk soal yang sudah utuh beserta referensi jawaban yang dapat digunakan sebagai acuan belajar.
Penting untuk diingat bahwa jawaban yang ditampilkan hanya bersifat contoh dan tidak dimaksudkan sebagai satu-satunya kebenaran, karena setiap soal dapat memiliki sudut pandang penyelesaian yang berbeda.
Selain itu, jawaban yang tersedia tidak boleh disalin mentah-mentah. Yang dianjurkan adalah memahami pola pikirnya agar dapat menjadi bekal dalam mengerjakan latihan serupa secara mandiri.
Soal Lengkap
Seorang mahasiswa teknik memiliki prestasi akademik yang sangat baik, namun ia sering menggunakan ilmunya untuk membuat aplikasi yang justru merusak moral masyarakat.
Pertanyaan:
a. Jelaskan bagaimana konsep iman, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS), serta amal seharusnya menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
b. Berikan contoh penerapan kesatuan tersebut dalam kehidupan nyata.
Referensi Jawaban
a. Kesatuan antara iman, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS), serta amal
Iman berfungsi sebagai landasan moral dan arah dalam menggunakan ilmu. Tanpa iman, kemampuan intelektual dapat disalahgunakan, karena tidak ada nilai yang membatasi tindakan.
IPTEKS merupakan sarana untuk memecahkan masalah dan memberi manfaat bagi kehidupan, tetapi pemanfaatannya harus dipandu oleh nilai-nilai keimanan agar tidak merusak.
Sementara itu, amal adalah wujud nyata dari iman dan ilmu, yaitu bagaimana seseorang menggunakan pengetahuan dan kecakapannya untuk menghasilkan perbuatan yang membawa kebaikan.
Dengan demikian, iman memberikan pedoman etika, ilmu dan teknologi menyediakan kemampuan, sedangkan amal mengarahkan kemampuan tersebut menjadi tindakan positif. Ketiganya harus berjalan bersamaan agar apa pun yang dilakukan menghasilkan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
b. Contoh penerapan dalam kehidupan nyata
Seseorang yang memiliki kemampuan dalam bidang teknologi dapat memanfaatkannya untuk membuat aplikasi edukasi, platform donasi yang transparan, atau sistem keamanan digital yang melindungi data masyarakat.
Keputusan untuk menggunakan ilmunya secara bermanfaat muncul karena adanya iman yang mengarahkan pada nilai kebaikan, dan amal menjadi bukti bahwa kemampuan tersebut digunakan untuk hal-hal yang mendukung kemajuan dan kemaslahatan bersama.***