Mobil Benetton B192 keluaran 1992 ini merupakan kendaraan yang mengantarkan Schumacher meraih kemenangan Grand Prix pertamanya di ajang Formula 1, menjadikannya salah satu artefak paling ikonik dalam sejarah balap.
Mengutip laporan media otomotif CarCoops, Jumat, 3 Januari 2026 silam, mobil tersebut diperkirakan akan terjual dengan harga lebih dari 9,97 juta dolar AS, atau sekitar Rp69,7 miliar berdasarkan nilai tukar saat ini.
Benetton B192 pertama kali tampil di Grand Prix Spanyol 1992 dan langsung menunjukkan performa kompetitif. Schumacher mengendarai sasis bernomor 05 pada Grand Prix Kanada, di mana ia start dari posisi kelima dan finis sebagai runner-up.
Pada Grand Prix Prancis, Schumacher kembali memulai balapan dari posisi kelima, meski harus puas finis di urutan ke-20 akibat performa yang kurang optimal. Ia kembali menggunakan sasis yang sama di Grand Prix Hungaria, namun gagal menyelesaikan balapan karena masalah mekanis.
Momen paling bersejarah terjadi pada Grand Prix Belgia 1992 di Sirkuit Spa-Francorchamps. Dalam kondisi cuaca buruk dengan lintasan licin dan jarak pandang terbatas, Schumacher mengambil keputusan berani dengan menggunakan ban slick saat lintasan belum sepenuhnya kering.
Strategi tersebut terbukti jitu dan mengantarkannya meraih kemenangan Grand Prix pertama sepanjang kariernya.
Mobil Benetton B192 dirancang oleh para insinyur legendaris, termasuk Ross Brawn dan Rory Byrne, serta dibekali mesin Ford V8 naturally aspirated yang dipadukan dengan transmisi manual enam percepatan.
Lelang mobil ini akan diselenggarakan oleh Broad Arrow Auctions pada akhir bulan ini. Setelah pensiun dari lintasan, mobil tersebut sempat disimpan dalam koleksi klasik di markas Renault sebelum berpindah tangan beberapa kali.
Sejak 2016, mobil ini dimiliki oleh seorang kolektor pribadi dan tetap terawat hingga kini.***