-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KPK Selidiki Dugaan Pemerasan Sertifikat K3 Kemenaker Sebelum 2019, 11 Tersangka Sudah Ditetapkan

Selasa, 26 Agustus 2025 | Agustus 26, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-03T03:00:16Z

DEMAK BICARA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan praktik pemerasan dalam proses pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Kasus ini disebut bukan hanya terjadi sejak 2019, melainkan kemungkinan sudah berlangsung jauh sebelumnya.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan pihaknya tengah menelusuri praktik korupsi tersebut sebelum 2019.

“Apakah yang tahun sebelumnya tidak ada? Itu sedang kami dalami,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (25/8).

Asep menuturkan dugaan itu muncul lantaran terjadi pergantian koordinator dari Irvian Bobby Mahendro (IBM) ke Subhan (SB). Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, pola pergantian aktor ini menunjukkan adanya praktik pemerasan yang berkesinambungan.

“Kenapa penyidik meyakini praktik ini sudah ada sebelum 2019? Karena pada tahun 2024 atau awal 2025 juga terjadi pergantian. Jadi, bukan lagi saudara IBM, di akhir ini adalah saudara SB,” jelas Asep.

KPK sementara ini baru menelusuri periode 2019 hingga 2025, sebab sejak saat itu ditemukan kejanggalan dalam data terkait aktivitas Irvian Bobby.

Penetapan 11 Tersangka Termasuk Wamenaker

Pada 22 Agustus 2025, KPK menetapkan 11 orang sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3. Salah satunya adalah Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer.

Immanuel diduga menerima Rp3 miliar dan sebuah motor mewah Ducati dari Irvian Bobby yang saat itu menjabat Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker periode 2022–2025.

Namun, di hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Immanuel dari jabatan Wamenaker, meski yang bersangkutan sempat menyatakan harapan agar mendapat amnesti dari Presiden.

Daftar Tersangka Kasus Pemerasan Sertifikasi K3 Kemenaker

Berikut identitas 11 tersangka sesuai jabatan mereka pada saat perkara terjadi:

  1. Irvian Bobby Mahendro (IBM) – Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker (2022–2025)

  2. Gerry Aditya Herwanto Putra (GAH) – Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker (2022–sekarang)

  3. Subhan (SB) – Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker (2020–2025)

  4. Anitasari Kusumawati (AK) – Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Kemenaker (2020–2025)

  5. Fahrurozi (FRZ) – Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan K3 Kemenaker (Maret–Agustus 2025)

  6. Hery Sutanto (HS) – Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker (2021–Februari 2025)

  7. Sekarsari Kartika Putri (SKP) – Subkoordinator di Kemenaker

  8. Supriadi (SUP) – Koordinator di Kemenaker

  9. Temurila (TEM) – Pihak PT KEM Indonesia

  10. Miki Mahfud (MM) – Pihak PT KEM Indonesia

  11. Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) – Wakil Menteri Ketenagakerjaan

KPK menegaskan penyidikan masih berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka baru, termasuk penelusuran aliran dana lain di luar Rp3 miliar yang telah diungkap.***

×
Berita Terbaru Update